Cobaan yang dialami aktor Aji Yusman sungguh pilu. Mulai buah hati nomor empat meninggal dalam kandungan. Lantas anak pertamanya mesti putus sekolah karena kondisi finansial belum stabil. Hingga pemulihan sang istri pasca melahirkan bayi mereka yang tiada.
Untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, Aji Yusman pernah menjadi driver aplikasi daring (dalam jaringan) untuk mobil.
"Aku udah pernah nge-gr*b (car) pakai akun Papa. Misal ada orang yang pernah disetirin aku, komen aja," tutur Aji Yusman dalam sebuah konten YouTube Melaney Ricardo.
Hanya, ia menambahkan belum menggunakan aplikasi daring untuk ojol atau ojek online. Yaitu layanan jasa pengantaran penumpang point to point, sampai layanan pengantaran barang termasuk makanan.
Apabila mau sekalipun, kondisi sang istri belum bisa ditinggal sendiri.
"Aku pengin buka bakmi tadinya, cuma modalnya nggak ada. Kalau buka bakmi gerobak bakmi depan rumah, kan istri di rumah bisa dikontrol," lanjutnya.
"Kemarin itu (harta) udah habis karena aku di posisi nggak kerja. Jadi nggak makan. Mau kerja nggak bis karena kondisi istri," paparnya.
Mulai Bangkit
Beruntung kondisi terkini sudah mulai berubah. Aji Yusman mulai bangkit berkat banyaknya tawaran bincang-bincang di YouTube artis maupun televisi. Ia berkeinginan buka usaha dari pendapatan atau fee yang didapatkannya belakangan ini.
Baca Juga: Dua Pencuri Kursi Besi Viral di Pematangsiantar Ditangkap
"Sekarang, Alhamdulillah ada panggilan. Panggilan TV program. Ketika sudah kondusif, pasti ada fee aku save. Misal aku bisa buka usaha, aku buka. Kalau ada tawaran masuk, ya aku terima," tuturnya.
Melongok biodatanya, Aji Yusman lahir 15 Juli 1988 di Bandarlampung, mulai masuk dunia entertainment pada 2003 sebagai Aldy dalam sinetron Inikah Rasanya.
Kemudian membintangi sejumlah sinetron seperti Pengantin Kecil, Kisah Idul dan Fitri, serta Warteg DKI. Juga bermain dalam film FTV, antara lain 17 Hari Mencari Cinta, dan Ketemu Jodoh di Gerbang Sekolah.
Sejak 2018 ia meninggalkan dunia akting lantas bekerja di perusahaan bidang perizinan.
Kemudian pada 2010 ibunya mengalami stroke, kakek dan nenek juga sakit hingga mesti berobat ke rumah sakit. Ayahnya sendiri meninggal karena kanker pada 2022.
Biaya pengobatan seluruh keluarga itu mencapai sekira Rp 2 miliar dan aset berupa mobil, motor, hingga barang berharga lain dijual.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Bisa Beli Motor Berkat Dapur MBG, Penyandang Disabilitas Ini Berdoa Kelak Ketemu Prabowo
-
Kisah Rohmat: Penyandang Disabilitas yang Menemukan Harapan Baru di Dapur Makan Bergizi Gratis
-
The Notebook: Makna Kesetiaan dan Cinta yang Terus Dipilih Setiap Hari
-
Bedah Rapor 11 Penyerang yang Dipanggil Timnas Indonesia, Siapa Layak Jadi Andalan John Herdman
-
Berkah Makan Bergizi Gratis: Produksi Tempe Ozy di Sukoharjo Melejit 100 Persen
-
Indonesia Enggan Dukung Resolusi DK PBB yang Kurang Berimbang pada Iran
-
Siti Badriah Izinkan Suami Poligami
-
Bangkit dari Keterpurukan, Jan Olde Riekerink Jadikan Laga Kontra Persija sebagai Pelampiasan
-
Awas Lubang Maut! Polresta Tangerang Petakan 4 Titik Jalur Mudik Paling Rawan Kecelakaan
-
Pensiunan Diincar Penipu Jelang Lebaran, Komisaris TASPEN Ariawan Ungkap Modusnya