News / Nasional
Rabu, 29 April 2026 | 16:25 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat berpidato di peringatan May Day atau Hari Buruh, Kamis (1/5/2025). (Dok. Suara.com)
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri perayaan Hari Buruh Internasional di Monas, Jakarta, pada 1 Mei 2026 mendatang.
  • Sekitar 400.000 pekerja termasuk pengemudi ojek online akan berkumpul untuk mendengar pengumuman kebijakan penting terkait kesejahteraan buruh.
  • Presiden akan mengumumkan kebijakan mengenai ratifikasi ILO dan kesejahteraan pekerja secara langsung di panggung utama acara tersebut.

Suara.com - Presiden RI Prabowo Subianto dipastikan akan hadir langsung di tengah ratusan ribu buruh dalam perayaan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2026 mendatang di Monas, Jakarta.

Kehadiran Prabowo sangat dinantikan karena dijadwalkan akan mengumumkan sejumlah kebijakan penting sebagai "kejutan" bagi kesejahteraan pekerja.

Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo dijadwalkan tiba di lokasi acara pada pagi hari.

"Presiden akan datang jam 08.00 pagi. Jam 08.00 pagi, dan patut dicatat, saya tadi meminta kepada Sekneg, seluruh Presiden Konfederasi Buruh duduk bersama Presiden di panggung utama,” ujar Andi Gani dalam konferensi pers persiapan Perayaan May Day 2026 di kawasan Menteng, Jakarta, Rabu (29/4/2026).

Ia menambahkan bahwa usulan tersebut telah disetujui oleh pihak Istana.

“Tepuk tangan buat teman-teman buruh, tidak ada perbedaan. Jadi seluruh Presiden Konfederasi duduk bersama dengan Presiden Prabowo Subianto di panggung utama, di tengah, dan disetujui oleh Sekneg barusan,” lanjutnya.

Ia menyebutkan bahwa massa yang akan memadati kawasan Monas diperkirakan mencapai 400.000 orang, yang terdiri dari berbagai elemen pekerja, termasuk pengemudi ojek online (ojol).

Kehadiran massa ojol ini berkaitan erat dengan poin kejutan yang akan disampaikan oleh Presiden.

"Jumlah massa terkonfirmasi 400.000. Jadi dari buruh 211.000, dan ada juga teman-teman ojek online akan bergabung karena Bapak Presiden akan menyampaikan kejutan besok. Kejutannya apa? Biarlah Bapak Presiden kami menyampaikan," katanya.

Baca Juga: KSPI Pindahkan Aksi May Day 2026 dari DPR ke Monas Usai Bertemu Prabowo, Ini Hasil Pembicaraannya

"Akan menyampaikan ada hubungan kaitan ojek online, ada ratifikasi ILO, dan ada beberapa kebijakan yang akan beliau sampaikan untuk kesejahteraan buruh Indonesia,” sambungnya.

Terkait detail kebijakan tersebut, Andi Gani memilih untuk tetap merahasiakannya agar disampaikan langsung oleh kepala negara.

“Jadi besok Presiden akan menyampaikan langsung, saya tidak dapat mendahului beliau,” tegasnya.

Untuk menjamin kelancaran acara yang melibatkan massa besar tersebut, pintu masuk Monas akan mulai dibuka sejak fajar.

Andi Gani juga memperingatkan pihak-pihak yang berniat mengganggu jalannya perayaan dengan pengamanan ketat dari berbagai satuan tugas buruh.

“Massa buruh akan masuk, total pintu akan dibuka jam 05.30 pagi. 05.30 sudah dibuka, ada dua pintu masuk ditambah satu saya minta, berarti tidak dapat saya sampaikan karena sangat kerahasiaan acara. Kami akan bertindak tegas kepada pihak-pihak yang mencoba mengotori perayaan May Day. Jadi jangan coba-coba, kami akan melawan. Dan kalau ada yang memprovokasi, satuan tugas khusus kami dari buruh, ada Bapor, ada semua ada KSPN, Brigade, dan semua teman-teman yang bertugas akan mengamankan dan menyerahkan kepada petugas kepolisian,” pungkasnya.

Load More