Usai beberapa hari tenang hidup di Jerman, Bunda Corla kembali dibuat geram dengan Nikita Mirzani.
Pasalnya, baru-baru ini Bunda Corla mengaku ditegur banyak netizen soal uang saweran Nikita Mirzani.
Ia dituduh belum mengembalikan uang Rp 100 juta yang pernah diberikan oleh Nikita.
Menanggapi hal itu, Bunda Corla sontak emosi. Pasalnya, ia mengaku sudah mengembalikan uang tersebut.
“Udah dikirim, kemarin bunda udah naikkan di Instagram, dikirim pakai nama keponakan bunda, jadi bukan nama bunda,” ungkap Bunda Corla dengan nada emosi.
Bunda Corla bahkan sampai berkata kasar, lantaran kesal dengan tingkah Nikita yang tiada habisnya terus memfitnah.
“Suruh cek, suruh buka bola matanya,” ujarnya.
“Jangan suka nipu-nipu, uang kau udah kembali. Udah ku balikkan ke rekening kau, hari itu juga,” sambungnya.
Tanpa basi-basi, Bunda Corla sontak menyebut bahwa Nikita adalah tukang fitnah.
Baca Juga: Konser Westlife Digelar Hari Ini di Stadion Madya, Penonton Dapat Souvenir Gratis
“Memang tukang fitnah, kalau orang suka memfitnah akan lancang mulutnya memfitnah,” katanya.
“Saya bukan orang yang rajin ibadah, saya masih kurang sempurna dalam ibadah. Tapi waspadalah dengan mulut, nggak mau aku karena mulut jadi penghuni neraka jahanam, camkan itu,” tambahnya.
Merasa sesama perempuan dan memiliki anak, Bunda Corla mengingatkan Nikita agar lebih menjaga attitudenya sebagai ibu.
“Kau perempuan yang punya anak, jaga mulut kau,” sindir Bunda Corla.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026