Hari ini, Rabu (15/2/23) Richard Eliezer alias Bharada E akan menghadapi sidang vonis, menyusul 4 terdakwa pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yoshua Hutabarat.
Semua pendukung Bharada E rupanya tak berhenti berharap dan mendoakan yang terbaik, agar Bharada E mendapatkan hukuman ringan.
Salah satunya yaitu Kuasa Hukum keluarga Yosua, Martin Simanjuntak. Martin mengatakan bahwa pihaknya berharap agar Bharada E dapat dihukum ringan.
“Saya ikut pendapat ketua tim saya bahwa memang harapan kami dan doa kami atas jasa Richard dan juga permintaan maafnya yang juga sudah dimaafkan oleh keluarga korban dapat divonis lebih ringan dari 5 tahun gitu ya,” ungkap Martin.
Dalam sidang sebelumnya, pada Rabu (18/1/23) Richard Eliezer dituntut pidana penjara 12 tahun.
Ada sejumlah hal yang dinilai memberatkan tuntutan. Richard Eliezer dianggap sebagai eksekutor yang mengakibatkan hilangnya nyawa Yosua.
Menanggapi hal ini Mantan Hakim Agung, Djoko Sarwoko mengatakan jika dibandingkan dengan terdakwa lain, vonis 12 tahun untuk Richard Eliezer masih terlalu berat.
“Kalau dibandingkan dengan KM dan RR ya itu lebih berat, jadi ndak ada manfaatnya itu,” katanya.
“Sedangkan dia fungsinya adalah sebagai justice collaborator, terlalu berat,” sambungnya.
Baca Juga: Vonis 4 Terdakwa Lain Lebih Tinggi dari Tuntutan Jaksa, Bagaimana Nasib Richard Eliezer?
Sebelumnya, 4 terdakwa lainnya dijatuhi hukuman lebih berat dari tuntutan jaksa. Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memvonis Terdakwa Ricky Rizal hukuman selama 13 tahun.
Kemudian Mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo dijatuhi vonis hukuman pidana mati. Sang istri, Putri Candrawathi divonis hukuman selama 20 tahun. Sementara Kuat Maruf divonis pidana penjara 15 tahun.
Tag
Berita Terkait
-
Nasib Bharada E di Ujung Tanduk, Hukuman Lebih Berat dari Tuntutan?
-
Menanti Vonis Bharada E Atas Tuntutan 12 Tahun Bui Hari Ini, Bakal Lebih Rendah Atau Makin Berat?
-
Kejagung Jelaskan Alasan Richard Eliezer Dituntut 12 Tahun Sementara Putri Candrawathi Hanya 8 Tahun
-
Viral, Bak Selebritis, Richard Eliezer Diteriaki Penggemar di Persidangan
-
Eliezer Sebut Yosua Sempat Berniat Angkat Tubuh Putri Candrawathi Dari Sofa ke Lantai Dua, Namun Ditepis
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Proyek Panas Bumi di Sumsel Dikebut, Pertamina Geothermal Perkuat Energi Hijau Nasional
-
Komitmen Ciptakan Lingkungan Ramah Anak, PTBA Dapat Apresiasi dari Bupati Muara Enim
-
Promo QRIS Bank Sumsel Babel Ramaikan HUT Sumsel ke 80 di Merchant Favorit Palembang
-
Hadapi Persijap, Persib Bandung Berpotensi Tanpa Marc Klok, Ini Penyebabnya
-
Pidato Perpisahan dengan Barcelona, Lewandowski Tetap Singgung Liga Champions
-
Dipimpin Cristiano Ronaldo, Ini Skuad Mewah Timnas Portugal di Piala Dunia 2026
-
Diinjak hingga Dipukul Double Stick, Cerita Korban Pengeroyokan di Jalanan Pekanbaru
-
Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua
-
Menanti Sejarah Baru Banten Selatan: 6 Fakta Menarik Perjuangan DOB Kabupaten Cilangkahan
-
Saputra Kori Bawa Jimat dari Bali demi Syuting Film Horor di Korea