/
Minggu, 26 Februari 2023 | 21:25 WIB
Ulama KH Ali Yafie saat dirawat di rumah sakit

Profil Alie Yafie

Profesor K.H. Ali Yafie merupakan ulama kelahiran Donggala, Sulawesi Tengah, pada tanggal 1 September 1926. Ali Yafie adalah seorang ulama yang ahli dalam ilmu Fiqih atau hukum Islam. 

Pengasuh Pondok Pesantren Darul Dakwah Al-Irsyad, Kota Parepare, Sulawesi Selatan. Memiliki penampilan lembut, ramah, dan bijak tetapi tegas dan konsisten dalam memegang hukum-hukum Islam.

Ayahnya, Mohammad Yafie, telah mendidik Ali Yafie tentang agama sejak masih kecil dan memasukkan Ali ke pesantren. 

Ali Yafie diharapkan memiliki banyak ilmu dari berbagai pengetahuan, terutama dari segi agama. Ali Yafie diharapkan mendapat banyak pelajaran agama dari berbagai ulama, termasuk ulama yang berasal dari Hijaz, Makkah, Saudi Arabia, yang bernama Syekh Muhammad Firdaus. 

Cara mendidik sang ayah kemudian diturunkan kepada keturunan dan para santri di Pondok Pesantren Darul Dakwah Al-Irsyad. Agar mereka mendapat banyak pengetahuan tentang ilmu agama sejak kecil.

Ali Yafie pernah menjadi Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan menjabat sebagai Dewan Penasehat Ikatan Muslim Indonesia (ICMI) serta Dewan Penasehat The Habibie Centre. 

Sejak tahun 1966 hingga 1972, menjabat Dekan Fakultas Ushuludin IAIN Alauiddin, Makasar, serta mendirikan pesantren di tahun 1947. 

Orang terkemuka seperti mantan Menteri Agama Quraisy Shihab, Alwi Shihab, dan Umar Shihab adalah para santri lulusan pondok pesantren yang dia dirikan. 

Baca Juga: Pelaku Begal Terhadap Driver Ojol yang Tewas di Kubu Raya Berhasil Ditangkap

Ali Yafie juga pernah menjadi anggota DPR/MPR sejak tahun 1971 hingga 1987.

Ali Yafie adalah seorang ulama Nahdlatul Ulama (NU) yang memiliki pola pikir modern dan tidak terlalu tradisional serta rajin dalam menulis buku. 

Selalu mengedepankan Ukhuwah Islamiyah tanpa membeda-bedakan umat Islam dari berbagai golongan. Ali adalah ulama yang diterima baik di kalangan Muhammadiyah maupun Nahdlatul Ulama.

Ali Yafie menikahi seorang gadis yang bernama Aisyah ketika berusia 19 tahun, sedangkan Aisyah saat itu masih berusia 16 tahun. Selama pernikahan, mereka mendapati kehidupan yang bahagia dan dikaruniai empat orang anak. Saiful, Hilmy, Azmy, dan Badru.

Load More