Mario Dandy pelaku penganiayaan seorang anak berusia 17 tahun mungkin kini tak dapat hidup tenang di penjara.
Hal ini karena ayah yang biasanya melindunginya, Rafael Alun Trisambodo malah ikut terjerembab akibat kelakuan sang anak.
Kini giliran perusahaan ayah si pelaku yang jadi incara Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Ayah Mario Dandy bernama Rafael Alun Trisambodo, seorang mantan pejabat Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak, Kemenkeu.
Pemeriksaan enam perusahaan yang sahamnya milik Rafael Alun Trisambodo terfokus pada arus transaksi.
"Semua sudah terperiksa dan nanti Irjen Kemenkeu yang menyampaikan," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani, seperti pemberitaan Antara, Selasa (7/3/2023).
Dalam kesempatan itu, Menkeu menjawab terkait permintaan KPK agar Kemenkeu menelusuri arus transaksi dari enam perusahaan yang terkait Rafael Alun.
Nama Rafael Alun Trisambodo menjadi perhatian publik setelah putranya, Mario Dandy Satrio, menjadi tersangka.
Adapun tindak pidana yang dilakukan adalah penganiayaan berat terhadap Cristalino David Ozora, anak seorang Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Ansor Jonathan Latumahina
Baca Juga: El Rumi Bongkar Soal Perceraian Maia Estianty Dan Ahmad Dhani 15 Tahun Lalu, Akui Bingung
Mario juga kerap pamer kendaraan dan aset mewah di media sosialnya. Dari kebiasaan Mario tersebut, terinfo bahwa Mario adalah anak dari Rafael Alun yang memiliki harta kekayaan hingga Rp56 miliar. Hal itu berdasarkan LHKPN yang dilaporkan ke KPK.
Namun harta puluhan miliar itu dianggap tidak sesuai dengan profil gaji seorang pejabat eselon III Ditjen Pejaka Kemenkeu. Terlebih, keluarga Rafael juga kerap memamerkan kendaraan dan aset mewah yang tidak tercatat dalam LHKPN.
Rafael akhirnya mendapatkan sanksi pencopotan dari jabatan eselon III Ditjen Pajak Kemenkeu. KPK dan Itjen Kemenkeu juga sudah bekerja sama melakukan pemeriksaan untuk mengklarifikasi kekayaan tersebut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Tiket MotoGP Mandalika 2026 Resmi Dijual, Indonesia Sambut Ajang Balap Kelas Dunia Kelima Kalinya
-
Luke Vickery dan Mitchell Baker Jadi WNI, PSSI Tancap Gas Kejar Juara AFF 2026
-
Surga Pecinta Mainan Kreatif, Amazing Toy Show Jakarta 2026 Resmi Dibuka
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Temui Mahasiswa Demo di Pontianak, DPRD Kalbar: Koruptor Makan Gratis Layak Dihukum Mati
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG
-
Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus