Anies Baswedan menjadi bintang tamu dalam acara berita stasiun TV di Australia.
Dalam kesempatan tersebut, Anies Baswedan menjawab dugaan dirinya menggunakan politik identitas. Ketika berjuang menjadi Gubernur DKI Jakarta.
Menurut Capres Partai NasDem ini, isu agama dan gender merupakan hal yang sering dijumpai dalam dunia politik tanah air.
Oleh karena itu, Anies Baswedan membantah dirinya merupakan seseorang yang suka memanfaatkan persoalan agama.
Mengenai tudingan tersebut, Anies Baswedan meminta agar publik melihat kinerjanya sebagai Gubernur DKI Jakarta.
“Saya bekerja lima tahun di Jakarta dan benar-benar menyediakan kesempatan sama dan perlakuan sama bagi semua agama dan kelompok agama,” papar Anies Baswedan.
Ia juga mengaku tidak pernah menjadi seseorang yang dikontrol oleh partai pendukungnya.
“Saya mendapat dukungan dari berbagai kelompok,” jelasnya.
“Tapi saat mengambil keputusan saya memprioritaskan empat hal. Equality, kepentingan publik, masuk akal, dan hukum aturan serta regulasi,” tegasnya.
Baca Juga: Soal Duet Prabowo-Ganjar, Bambang Pacul: Semua Boleh Berspekulasi, Tapi Kalau di PDIP Tunggu Ketum!
Ade Armando Buka Suara
Anies Baswedan bicara soal politik agama dengan media asing, hal ini membuat Ade Armando buka suara.
Dalam sebuah saluran YouTube, Ade Armando memberikan tanggapannya terkait tampilnya Anies Baswedan dalam stasiun televisi Australia bernama ABC Australia.
Ade Armando mengatakan bahwa dalam acara tersebut, Anies Baswedan telah mengakui bahwa dirinya selama ini memang menggunakan politik identitas dalam kampanyenya, terutama pada saat Pilgub DKI Jakarta 2017.
Hal ini dikarenakan, Ade Armando menilai bahwa ucapan Anies Baswedan seolah-olah menganggap politik identitas adalah hal yang lumrah.
“Kata Anies, gender akan jadi pembelah, begitu juga faktor etnik, agama, ini mencerminkan cara pandang Anies tentang bagaimana politik itu dimenangkan,” ujar Ade Armando, dilansir YouTube Cokro TV, Selasa 14 Maret 2023.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Survei Ipsos: Masyarakat Kini Tak Lagi Mudah Tergiur Promo
-
Bongkar Industri Uang Palsu di Tangerang, WW Belajar dari 'God Hand' Bandung
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Keberlanjutan Tak Lagi Sekadar Tren, Begini Cara Industri Mulai Mengubah Cara Bertumbuh
-
Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos
-
Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI
-
Daftar Identitas 12 Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Indramayu
-
Intip Peluang Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2030 usai FIFA Bahas Format 64 Peserta
-
Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum
-
Dua Malam Tertahan di Laut, 252 Penumpang KM Suwindu Akhirnya Dievakuasi