Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) bernama Fatimah Zahratunissa baru-baru ini menjadi sorotan di media sosial.
Sorotan tersebut lantaran dirinya menang lomba bernyanyi di Jepang, tetapi hadiah pialanya dimintai pajak oleh Bea Cukai.
Menurut Fatimah, piala tersebut memang sengaja dikirim karena ia merasa berat untuk membawanya sendiri.
Namun, saat ingin mengambil piala tersebut, Fatimah justru dikenai biaya pajak senilai Rp 4 juta oleh petugas Bea Cukai.
Kejadian tersebut sudah terjadi pada 2015 lalu, tetapi Fatimah masih mengingatnya dengan jelas karena merasa kesal.
Setelah mengaku piala tersebut hadiah lomba bernyanyi di Jepang, Fatimah masih dicurigai oleh petugas mengenai kebenarannya.
Bahkan, Fatimah diharuskan menyanyi di depan petugas untuk membuktikan dirinya yang menang lomba tersebut.
Padahal, Fatimah telah mengirim seluruh berkas yang dibutuhkan agar piala tersebut bisa didapatkan secara gratis.
“Kamu nyanyi aja deh di sini, benar nggak suaranya sama dengan yang di video. Karena saat itu saya masih mahasiswa, setelah dari Bea Cukai saya niat untuk memang ada kuliah ke kampus.
Baca Juga: Jam Tangan Kepala Bea Cukai Makassar Disorot, Netizen: Harga Rp22 Juta
Jadi pengennya cepat-cepat selesai. Awalnya saya menolak, jangan nyanyi ini kan sudah ada berkas semuanya, karena pengen cepat selesai, okelah saya nyanyi,” jelas Fatimah, dikutip dari akun @lambegosiip, Jumat (24/3/2023).
Setelah bernyanyi, Fatimah pun masih harus menerima ledekan dari petugas lain yang menontonnya saat menyanyi.
Meski merasa kesal, Fatimah pun harus menahannya agar bisa mendapatkan piala.
"Terus dia panggil semua staf yang ada di ruangan itu, pak-pak sini si neng juara lomba nyanyi di Jepang, mau nyanyi, itu sebenarnya sudah kesal banget.
Mau ambil hasil kerja keras sendiri kok malah jadi bahan tontonan. Akhirnya nyanyi satu bait," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Antonio Rudiger Perpanjang Kontrak di Real Madrid hingga 2027
-
2 Kubu di Keraton Solo Tetap Gelar Kirab Malam 1 Suro, Duduk Saling Membelakangi
-
PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan
-
1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak
-
Kritik Masjid Megah, Dedi Mulyadi: Jangan Sampai Jadi Tempat Selfie Bukan Tempat Tafakur
-
Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?
-
Anak Korban Pembunuhan di Gelam Serang Murka: Ibu Saya Tak Minta Uang, Justru Dia yang Matre
-
BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG
-
Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?
-
Pelatih Senegal Pape Thiaw: Salat Dulu Baru Piala Dunia