Sidang kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang diduga dilakukan Ferry Irawan sudah berlangsung Senin (27/03/2023) kemarin. Di agenda sidang, pembacaan surat dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Sidang itu dipimpin Hakim Ketua Boedi Haryantho serta dihadiri 4 orang JPU. Dalam kesempatan tersebut, Ferry Irawan mengaku selama ini membendung sesuatu di hatinya.
Apalagi saat ia mendekam di penjara. Ia merasa sebagai korban sistem dari orang disayanginya.
Ia menuduh atas sesuatu yang tak dilakukan. Alasannya, ia bungkam dan tak mau berkomentar karena pernyataan Venna Selama ini. Ia berusaha menjaga aib keluarganya.
"Pertama saya mengucapkan Innalillahi wa Inna lIaihi rojiun terhadap hati nurani yang telah mati. Kenapa saya tidak pernah berkomentar selama ini karena tidak lebih jika saya berkomentar atau memberi statement, hanyalah aib rumah tangga yang akan saya buka," ujarnya, melansir dari Matamata.com--Jaringan Suara.com, Selasa (28/03/2023).
Ia lantas mengakui, ia tak memiliki kekuatan buat melawan sesuatu yang dianggap sudah dirancang secara rapi buatnya.
Ia sendiri ingin menempatkan diri sebagai korban fitnah. Di mana ia tak pernah melakukan tindak KDRT yang dituduhkan oleh Venna Melinda.
"Yang kedua saya tidak berdaya melawan sistem, di mana sistem itu dipaksakan ke saya untuk saya berada di tahanan atas sesuatu perbuatan yang tidak pernah saya lakukan," ujarnya.
Baca Juga: Chat Mesra Alshad Ahmad dengan Tiara Andini Bocor Saat Isu Hamili Nissa Asyifa
Berita Terkait
-
Mual dan Muntah Usai Santap Sahur, Tujuh Anggota TNI yang Bantu Korban Gempa Cianjur Dilarikan ke Rumah Sakit
-
Ferry Irawan Beri Sindiran Menohok, Merasa Dimanfaatkan Venna Melinda Untuk Maju Anggota Dewan?
-
Bunuh Lawannya saat Perang Sarung, Tersangka U Sempat Ngumpet di Apartemen Pacarnya di Cengkareng
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
5 Sepatu Slip On Lokal Terbaik yang Anti Ribet dan Nyaman untuk Jalan Kaki Menurut Reviewer
-
Disdik Sulsel Dukung Kantin Sekolah Kelola MBG
-
Bukan Sekadar Nama! Ini 8 Julukan Unik Timnas Peserta Piala Dunia 2026
-
Kapal Mulai Keluar Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Generasi Muda Makin Ramai Masuk Bisnis Waralaba, Mengapa Sektor F&B hingga Ritel Jadi Favorit?
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Lolos dari Lubang Jarum, Ekuador Tebas Jerman dan Melaju ke Babak 32 Besar
-
LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar
-
Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan