Attila Syach secara menggebu-gebu menceritakan soal perceraiannya dengan Wulan Guritno di masa lalu.
Adik kandung Attalarik Syah ini bahkan membongkar detik-detik ia dan Wulan Guritno memutuskan bercerai hingga tak pernah bertemu lagi.
Perceraian antara Wulan Guritno dan Attila Syach sudah berlalu selama 20 tahun yang lalu.
Sedangkan anak Wulan Guritno dan Attila Syach, Shalom Razade pun sudah dewasa namun ia dikabarkan tak pernah menemui ayah kandungnya.
Kini Attila Syach muncul di kanal YouTube Ferdy ELEMENT pada Kamis (13/4/2023).
Attila Syach menceritakan, kala itu tidak ada diskusi apa pun, dan Wulan tiba-tiba memutuskan untuk cerai darinya.
"Tiba-tiba aku lagi pulang, telepon masuk, 'Ya, saya lawyer-nya Sri Wulandari Lorraine Guritno. Sekarang, mulai hari ini, Anda kalau mau bicara dengan Wulan melalui saya.' Itu gua tutup. Ibaratnya, 'Siapa lo?' tutup," jelas Attila sambil tertawa terbahak-bahak.
Attila yang sudah menjadi pacar Wulan Guritno sejak usia 13 tahun itu mengatakan perceraian itu sempat jadi beban pikirannya apalagi dalam kondisi pekerjaan yang padat.
Attila Syach pun langsung pergi ke rumah nenek Wulan Guritno untuk menanyakan perihal perceraian tersebut.
Baca Juga: Attila Syach Mengaku Bertemu Shaloom Razade Setelah 20 Tahun, Tapi Minta Dirahasiakan
"Wulan pasti ingetlah dia," ujar Attila.
Ia menceritakan saat itu Wulan Guritno baru pulang dari syuting dan Attila langsung menanyakan soal perceraian.
Namun menurut Attila Syah, Wulan Guritno hanya diam tanpa jawaban.
"'Katanya kamu mau cerai?' Diam dia. Dia diam, tidak bisa ngasih jawaban," ujar Attila.
Kemudian ia langsung meninggalkan ibu dari anaknya tersebut saat pingsan di pertemuan terakhir mereka tersebut.
"Aku cuma bilang ... sorry ya, ini karakter gua. 'Katanya lu mau cerai?' 'E, e, e,' enggak bisa menjawab, tuh depan pagar, saksinya pagar sih," gurau Attila.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel