Konten menyesatkan kembali beredar. Kali ini membahas DPR RI dibubarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Kabar itu beredar di Facebook. Dalam bentuk video, narator lebih banyak membahas opini yang menyebut DPR tak mewakili rakyat dan justru menyerang Mahfud MD soal dugaan transaksi janggal Rp 349 triliun di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Narasi yang diberikan adalah “Alhamdulillah DPR RI resmi di bekukan oleh presiden, Jkw pimpin langsung”.
Akun Facebook bernama Seputar nusantara mengunggah video berdurasi 10 menit tersebut dengan judul judul “TEPAT HARI INI DPR RI RESMI DIBEKUKAN PRESIDEN PIMPIN LANGSUNG ACARA INI’.
Berdasarkan hasil penelusuran, isi video tersebut tidak sesuai dengan judul yang disematkan. Dalam video, narator membacakan sejumlah artikel dari media daring.
Pertama, artikel opini dari situs Seword.com yang diunggah pada 30 Maret 2023. Artikel itu membahas soal dugaan penyelewengan dana di Kementerian Keuangan dan peran DPR dalam kasus tersebut.
Berikutnya, narator membacakan artikel dari Goriau.com yang diterbitkan pada 31 Maret 2023. Artikel itu membahas pernyataan Ketua Komisi III DPR Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Pembatasan Transaksi Uang Kartal dan RUU Perampasan Aset.
Kemudian, cuplikan gambar Presiden Jokowi diambil dari YouTube Sekretariat Presiden yang diunggah pada 23 Oktober 2019. Dalam video itu, Jokowi memperkenalkan calon anggota Kabinet Indonesia Maju 2019-2024.
Sekedar informasi, menurut pasal 7C UUD 1945 dengan jelas menyatakan, presiden tidak berhak membekukan atau membubarkan DPR.
Baca Juga: CEK FAKTA: Ganjar Pranowo Pakai Baju Tulisan 'CROT!!'
Berdasarkan penjelasan itu, bisa disimpulkan bahwa kabar DPR RI resmi dibekukan Presiden Jokowi tidaklah benar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Generasi Muda Makin Ramai Masuk Bisnis Waralaba, Mengapa Sektor F&B hingga Ritel Jadi Favorit?
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Lolos dari Lubang Jarum, Ekuador Tebas Jerman dan Melaju ke Babak 32 Besar
-
LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar
-
Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan
-
Makan Siang Terakhir di Coban Gede: Keriangan 9 Pelajar SMKN 1 Gempol Berujung Tragedi
-
Cinta untuk Perempuan yang Tidak Sempurna: Teman Teduh Memeluk Kerapuhan
-
Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed
-
DSI Diminta Jadi Operator Bisnis, Bukan Regulator Baru