Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Lampung ramai menjadi pembahasan publik. Beberapa ruas jalan yang dilewati orang nomor satu di Indonesia itu ternyata belum mendapatkan perbaikan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung.
Untuk diketahui, infrastruktur di Lampung menjadi sorotan setelah Tiktoker Bima membahasnya secara gamblang lalu viral di TikTok. Lantas, kali ini, ia memberikan sindiran terhadap kunjungan Jokowi ke Lampung.
Yah, sindiran itu ditujukan Bima TikToker kepada kendaraan yang dipakai Presiden Jokowi. Mobil Mercy, merupakan mobil yang dinaiki Presiden ke-7 Indonesia itu.
"Iye katanya, mobilnya si Pak Jokowi keplater tuh di Lampung. Ya lagian, ke Lampung bawa (mobil) Mercy," ucapnya, disadur Minggu (07/05/2023).
Bima memberikan saran ke pada Presiden Jokowi. Ia menyebut, jika nanti Presiden Jokowi melakukan kunjungan ke Lampung, lebih baik memakai mobil jenis lainnya.
Seperti mobil Fortuner yang notabenenya lebih tinggi. Ataupun mobil L300.
"Ke Lampung tuh naiknya (mobil) Fortuner. Kalau enggak (mobil) L300 sekalian," sebutnya.
Ia juga menuturkan kepada Presiden Jokowi untuk bisa memuat beras di kendaraannya nanti. Kunjungannya Presiden Jokowi ke Lampung disebut Bima untuk tidak gabut menjadi seorang presiden di akhir kepemimpinannya.
"Sekalian muat beras. Kan bentar lagi kelar nih (masa kepemimpinannya). Udah selesai nih jadi presiden, ketimbang gabut, mending ngampas jagung (atau) ngampas beras," ucapnya.
Baca Juga: Profil Bertje Matulapelwa, Sosok Pelatih Lokal yang Bawa Timnas Indonesia Gondol Emas SEA Games 1987
Tanggapan warganet
Warganet yang melihat unggahan itu lantas ramai memberikan tanggapan. Banyak dari mereka menuliskan kalimat sindiran untuk Bima TikToker.
"gua mah dari awal nih org muncul setuju sama kritikan nya tentang jalan rusak di lampung , tp gk tau yaa dari awal liat dia gk respect sama sekali , dari cara ngomong nya serada gimana gituu kaya yg serada melenceng ,, agak2 kemayu agak2 lemes keliatan nyaa , jangan sampe deh pas udh jd selebgram dapat centang biruu terus jadi beneran melenceng dan bangga dgn tingkah laku nyaa ..," jelasnya.
"setuju, agak lain," sambungnya.
"setuju," lanjutnya.
"Haduh mas bima terlalu banyak bicara," sebutnya.
"Bima: "terima kasih gossipnesia sudah membantu up video saya"," tulisnya.
"Bacot lu udah ditanggepin juga perihal kritikan lu .. emg org org gk pernah bener kali ya salah mulu perasaan herann," sambatnya.
"Mulutmu kebablasan," lugasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul