/
Selasa, 09 Mei 2023 | 11:25 WIB
Raja Inal Siregar

Gubernur Raja Inal turun dari panggung dan menyambut orang tua dari kampung tersebut. Salaman dan berbicara dengan sahabat ayahnya tersebut.

"Subhanallah, kita belajar memang tidak hanya dari alim saja," kata Tengku Zulkarnain.

Gubernur Raja pun meminta sopirnya mengantar sahabat ayahnya ke rumah dengan mobil sedan untuk istirahat. Bertemu anak dan istrinya. Mandi dan tidur.

"Nanti siang baru saya pulang kita makan bersama," kata Tengku Zulkarnain mengutip perkataan Raja Inal Siregar kala itu.

Setelah menyapa sahabat ayahnya, Gubernur Raja Inal kembali ke atas panggung upacara.

"Itu sahabat bapak saya dari kampung datang,"

"Tidak jatuh gengsi toh," kata Tengku Zulkarnain.

Bagi anak yang ingin berbakti kepada orang tua yang sudah meninggal, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Salah satunya memuliakan sahabat orang tua yang masih hidup.

Peninggalan

Baca Juga: Rekam Jejak Yamitema Laoly, Anak Menkumham Dilaporkan ke KPK Dugaan Monopoli Bisnis

Marsipature Hutana Be. Istilah yang dipopulerkan almarhum Raja Inal Siregar. 
Diambil dari bahasa batak yang gunanya adalah "Membangun/membenahi kampung halaman sendiri". 

Pemikiran ini ditujukan untuk orang-orang yang telah sukses di perantauan.

Yayasan Pendidikan Marsipature Hutana Be (YPmhb), merupakan suatu yayasan yang mengasuh SMAN 2 Plus YPmhb Sipirok. 

Sekolah susunan pada tahun 1995 ini terletak di Desa Padang Bujur, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan - Sumatera Utara

Didirikan oleh Almarhum Raja Inal Siregar Utara bersama dengan warga Tapanuli Selatan. 

Saat ini merupakan satu-satunya SMA yang berstatus Plus di Tapanuli selatan. 
Pada tahun 2010 telah meluluskan sebanyak tiga belas angkatan yang tersebar di seluruh perguruan tinggi di Indonesia.

Load More