Gubernur Raja Inal turun dari panggung dan menyambut orang tua dari kampung tersebut. Salaman dan berbicara dengan sahabat ayahnya tersebut.
"Subhanallah, kita belajar memang tidak hanya dari alim saja," kata Tengku Zulkarnain.
Gubernur Raja pun meminta sopirnya mengantar sahabat ayahnya ke rumah dengan mobil sedan untuk istirahat. Bertemu anak dan istrinya. Mandi dan tidur.
"Nanti siang baru saya pulang kita makan bersama," kata Tengku Zulkarnain mengutip perkataan Raja Inal Siregar kala itu.
Setelah menyapa sahabat ayahnya, Gubernur Raja Inal kembali ke atas panggung upacara.
"Itu sahabat bapak saya dari kampung datang,"
"Tidak jatuh gengsi toh," kata Tengku Zulkarnain.
Bagi anak yang ingin berbakti kepada orang tua yang sudah meninggal, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Salah satunya memuliakan sahabat orang tua yang masih hidup.
Peninggalan
Baca Juga: Rekam Jejak Yamitema Laoly, Anak Menkumham Dilaporkan ke KPK Dugaan Monopoli Bisnis
Marsipature Hutana Be. Istilah yang dipopulerkan almarhum Raja Inal Siregar.
Diambil dari bahasa batak yang gunanya adalah "Membangun/membenahi kampung halaman sendiri".
Pemikiran ini ditujukan untuk orang-orang yang telah sukses di perantauan.
Yayasan Pendidikan Marsipature Hutana Be (YPmhb), merupakan suatu yayasan yang mengasuh SMAN 2 Plus YPmhb Sipirok.
Sekolah susunan pada tahun 1995 ini terletak di Desa Padang Bujur, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan - Sumatera Utara.
Didirikan oleh Almarhum Raja Inal Siregar Utara bersama dengan warga Tapanuli Selatan.
Saat ini merupakan satu-satunya SMA yang berstatus Plus di Tapanuli selatan.
Pada tahun 2010 telah meluluskan sebanyak tiga belas angkatan yang tersebar di seluruh perguruan tinggi di Indonesia.
Berita Terkait
-
Belajar Cara Berbakti Kepada Orang Tua Sudah Meninggal ke Gubernur Sumatera Utara Raja Inal Siregar
-
Tangki Limbah Pabrik Kelapa Sawit PT HPP di Labuhanbatu Meledak, Empat Orang Tewas
-
WHO Cabut Status Darurat Covid-19, Dinkes Sumut: Kami Tunggu Pencabutan Pemerintah Pusat
-
Mesin Yamaha Jupiter Z1 Jadi Pilihan Tim Horas USU dalam Balapan Shell Eco-marathon Asia-Pacific and Middle East 2023
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Sosok Relawan Asal Makassar yang Ditangkap Pasukan Israel
-
Review Serial It's Not Like That: Drama Keluarga dengan Sentuhan Iman
-
BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun
-
Link Nonton Film Pesta Babi Gratis, Tinggal Isi Google Form Ini
-
Pelatih Brasil Akui Potensi Mauro Zijlstra, Tapi Kebugarannya Bermasalah
-
Pelajar Tewas Digulung Ombak Pantai Teba Tanggamus
-
Dasco Mendadak ke Gedung BEI saat IHSG Merah Membara, Ucapannya Diharap Injeksi Sinyal Positif
-
Umuh Muchtar Ungkap Top Skor Persija Tertarik Gabung Persib
-
Rumah Ahmad Bahar Didatangi Massa Ormas GRIB Jaya Gegara Konten Kritik Hercules, Ini 8 Faktanya!
-
Min Jeong Woo di Perfect Crown Jadi Bukti Terus Terang Itu Penting!