-
Mauro Zijlstra berjuang memulihkan performa terbaiknya bersama Persija Jakarta setelah pulih cedera.
-
Pelatih Mauricio Souza meyakini Mauro Zijlstra memiliki prospek besar sebagai penyerang masa depan.
-
Laga melawan Persik Kediri menjadi momentum kembalinya Mauro Zijlstra sebagai pemain utama.
Suara.com - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menilai striker muda Mauro Zijlstra masih membutuhkan waktu untuk kembali mencapai performa terbaiknya setelah sempat mengalami cedera hamstring dalam beberapa bulan terakhir. Meski demikian, pelatih asal Brasil itu yakin Mauro memiliki prospek besar untuk menjadi andalan di lini depan Macan Kemayoran atau timnas Indonesia.
Mauro Zijlstra akhirnya mendapat kesempatan tampil sebagai starter untuk pertama kalinya setelah cedera bersama Persija saat menghadapi Persik Kediri pada pekan ke-33 Super League 2025/2026 di Stadion Brawijaya, Kediri, Sabtu (16/5/2026).
Dalam pertandingan tersebut, Mauro bermain selama 55 menit sebelum digantikan Gustavo Almeida. Penampilan itu menjadi sinyal positif bagi proses pemulihan sang pemain setelah sempat absen cukup lama karena cedera.
Mauricio Souza mengaku melihat perkembangan yang menjanjikan dari penyerang muda tersebut. Menurutnya, Mauro memiliki insting tajam sebagai striker dan mampu memberi ancaman di area pertahanan lawan.
"Sayangnya, dia mengalami cedera sebelum bergabung dengan tim nasional, kemudian cedera lagi saat bersama tim nasional. Ia praktis hanya menjalani latihan penuh selama dua minggu, satu setengah minggu," ujar Souza kepada awak media.
Eks juru taktik Madura United itu mengakui kondisi kebugaran Mauro memang belum maksimal. Namun, ia percaya pemain muda tersebut bisa berkembang pesat apabila mendapatkan menit bermain yang cukup serta program latihan fisik yang tepat.
"Jadi, ia belum dalam kondisi fisik terbaiknya. Tapi ia adalah pemain yang cerdas, pemain dengan kehadiran yang kuat di kotak penalti."
"Dengan sedikit lebih banyak meningkatkan kondisi fisiknya dan membuatnya bugar, saya yakin ia bisa menjadi pemain hebat," katanya.
Perjalanan Mauro bersama Persija memang tidak berjalan mulus sejak didatangkan pada awal putaran kedua musim ini. Ia pertama kali masuk daftar skuad ketika Persija menghadapi Arema FC pada 8 Februari 2026, tetapi belum mendapatkan kesempatan tampil.
Baca Juga: Gagal Bawa Persija Juara, Nasib Mauricio Souza di Ujung Tanduk?
Debut Mauro akhirnya terjadi saat melawan Bali United pada 15 Februari 2026 sebagai pemain pengganti. Setelah itu, ia kembali tampil singkat ketika Persija menghadapi PSM Makassar di Jakarta International Stadium.
Sayangnya, cedera hamstring membuat proses adaptasinya terganggu. Cedera tersebut bahkan sempat kambuh setelah Mauro membela Timnas Indonesia pada FIFA Series 2026 melawan Saint Kitts & Nevis dan Bulgaria.
Padahal, ia sempat mencatatkan namanya di papan skor saat menghadapi Saint Kitts & Nevis.
Usai menjalani masa pemulihan, Mauro kembali masuk skuad Persija ketika menghadapi Persijap Jepara dan Persib Bandung, meski belum dimainkan.
Momen comeback akhirnya datang saat Persija bertandang ke markas Persik Kediri. Pertandingan itu berakhir manis karena Macan Kemayoran sukses membawa pulang kemenangan 3-1.
Mauro pun mengaku bahagia bisa kembali bermain setelah menepi cukup lama akibat cedera.
"Senang bisa bermain untuk Persija lagi setelah tiga bulan dan dengan meraih tiga poin," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi