Raline Shah menuai komentar tak sedap terkait penampilannya di Festival Film Cannes ke-76.
Ini karena bintang film 5 CM tersebut mengenakan kebaya pada acara yang digelar di Prancis.
Raline Shah rupanya tidak ambil pusing soal Nyinyiran tersebut. Sambil tertawa, aktris 38 tahun mengatakan itulah orang Indonesia.
"Ya (orang) Indonesia kan kayak gitu. Kalau kekawinan lebih heboh tamunya," kata Raline Shah ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat belum lama ini.
Raline Shah mengatakan, ia tidak ingin tampil heboh. Namun pakaiannya tersebut menyesuaikan dengan perhiasan yang sudah mewah.
"Aku sih sebenarnya nggak mau heboh. Cuma (dibikin) sepadan antara kebaya dan perhiasan," ujar Raline Shah.
"Memang juga di sana kan sedang mempromosikan perhiasan, jadi pilih yang cetar lah," imbuh artis 38 tahun ini.
Sebelum tampil dengan kebaya tersebut, sang manajer ternyata pernah melarang Raline Shah menggunakannya.
"Aku inget kata manajer aku dulu, kalau ke Cannes jangan pakai kebaya. Soalnya orang-orang belum kenal aku," kenang bintang film Surga yang Tak Dirindukan ini.
Baca Juga: Bicara Taktik Depan Parpol dan Relawan, Ganjar: Tak Membully, Jangan Memecah Belah!
Namun kebanggaan sang artis terhadap tanah kelahiran, membuat Raline Shah bersikukuh memakai di Festival Film Cannes.
"Aku sadar jadi perempuan Indonesia itu kita kuat. Kalau posting bisa viral kok," tuturnya.
Terbukti, penampilan Raline Shah kini menjadi perhatian publik lewat kebaya yang glamor di Festival Cannes.
Berita Terkait
-
Dinyinyiri Gegara Pakai Kebaya di Festival Film Cannes, Raline Shah: Ya Indonesia kan Gitu
-
Raline Shah Ternyata Sempat Dilarang Manajer Pakai Kebaya di Cannes
-
Raline Shah Ternyata Beberapa Kali Gagal Nikah, Ada Ucapan Mantan yang Bikin Sakit Hati
-
Raline Shah Spill Punya Pacar Orang Indonesia: Masih Selera Lokal
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Cedera Parah 6 Bulan, Donny Warmerdam Kembali Bela PSIM Yogyakarta
-
Joseph Oetomo: Sosok di Balik PT Toba Pulp Lestari, Berapa Porsi Sahamnya?
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Tragedi Rel Kereta: 16 Nyawa Melayang, KAI Ingatkan Bahaya Ngabuburit di Jalur Terlarang
-
Emil Audero Masuk Radar Juventus Saat Si Nyonya Tua Siapkan Perombakan Skuad Drastis
-
Ariawan Gunadi Tegaskan Gugatan Salah Sasaran dalam Sengketa NCD
-
Nathan Tjoe A On Sering Hangatkan Bangku Cadangan, Tapi Kini Meledak di Willem II
-
Maarten Paes: Jadi Kiper Utama Ajax Terbuka, Saya Harus Asah Kemampuan
-
Calvin Verdonk Bawa Lille Lolos Babak 16 Besar Liga Europa
-
Pamer Naik MRT, Widi Mulia Sindir Gubernur Kaltim Soal Mobil Dinas Rp8,5 M