/
Selasa, 20 Juni 2023 | 15:13 WIB
Anies Baswedan dan Surya Paloh. [Istimewa]

Sebuah video yang menampilkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, sedang memberikan ceramah tentang dukungan yang diberikan oleh Ketua Partai Nasional Demokrat (NasDem), Surya Paloh, dalam Pilpres 2024, telah menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Video tersebut diunggah oleh mantan Komisaris PT Ancol, Geisz Chalifah.

Dalam video tersebut, Anies Baswedan terlihat sedang memberikan pidato di hadapan sejumlah orang. 

Ia memberikan pujian kepada Surya Paloh atas dukungannya yang selalu teguh, meskipun hal tersebut memiliki dampak negatif terhadap perusahaannya.

"Pak Surya Paloh memilih begini, apa konsekuensinya? Perusahaan dan kegiatan ekonominya turun, iklan-iklan di Metro drop, sebagian terpaksa kehilangan pekerjaan, order turun, iklan dari BUMN drop semua, kontrak-kontrak tak diperpanjang," ujar Anies Baswedan seperti yang dilansir dari akun Instagram @geisz_chalifah pada Selasa, 20 Juni 2023.

Anies Baswedan juga mengungkapkan kekagumannya terhadap Surya Paloh yang, meskipun berusia 72 tahun, tetap teguh dengan pilihannya untuk memenangkan Pilpres 2024.

Ia menganggap bahwa Surya Paloh telah menghadapi serangan dari berbagai pihak tanpa bergeming sedikit pun.

"Sekarang ini yang dialami oleh NasDem sama seperti yang kami alami 5 tahun lalu, hanya saja kali ini NasDem yang mendapat serangan terus-menerus setelah sebelumnya kami yang menjadi sasaran," tambah Anies Baswedan.

Sementara itu, dalam sebuah acara, Surya Paloh juga mengungkapkan bahwa banyak pihak yang berusaha menghalangi Anies Baswedan untuk maju dalam Pilpres 2024.

Baca Juga: Cara Mengajukan KPR Rumah Subsidi Terbaru Tahun 2023

Meskipun tidak merinci siapa pihak yang dimaksud, Surya Paloh menegaskan komitmennya untuk tetap berada di sisi Anies Baswedan hingga Pemilu 2024.

"Konsekuensi ini harus kita terima. Bagaimana pun kita berkilah 'tak ada penjegalan', faktanya ada hal seperti itu," ujar Surya Paloh seperti yang dikutip dari cnnindonesia.

Surya Paloh juga menyatakan bahwa pihaknya akan menerima dengan ikhlas jika Anies Baswedan akhirnya tidak dapat maju dalam Pilpres mendatang. 

Ia menegaskan bahwa mereka yang berhasil menggagalkan Anies Baswedan untuk maju dalam Pilpres juga harus menerima konsekuensi dari tindakan mereka.

Video ini telah menimbulkan beragam reaksi dan spekulasi di kalangan publik terkait dinamika politik menjelang Pilpres 2024. 

Komentar dan tanggapan warganet pun bermunculan di media sosial, dengan banyak orang yang tertarik untuk melihat bagaimana perkembangan politik di masa mendatang.

Load More