Anang Hermansyah mulai kembali terjun ke dunia politik. Kabarnya dia bakal mencalonkan diri sebagai anggota legislatif DPR RI dari Dapil V, Jawa Barat yang meliputi Bogor.
Beda dari sebelumnya di Partai Amanat Nasional (PAN), Anang kini terdaftar dari kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Anang Hermansyah membenarkan telah pindah partai politik dari PAN ke PDIP. Dia maju sebagai bakal calon legislatif atau bacaleg DPR Dapil Jawa Barat V Kabupaten Bogor.
"Ya (pindah PDIP). Aku mencalonkan parlemen lagi di (Dapil) Kabupaten Bogor," ungkap Anang pada Selasa (25/7/2023).
Sebelumnya Anang memang pernah terpilih sebagai anggota DPR RI dari Fraksi PAN pada Pemilu legislatif 2014-2019 dan duduk di komisi X. Anang ketika itu maju di Dapil Jawa Timur IV. Namun ketika masa jabatannya habis, dia tak lagi maju sebagai anggota dewan.
Anang menjelaskan bahwa dia bergabung ke partai banteng pada April 2023 lalu. Dia memilih PDIP karena parpol besutan Megawati Soekarnoputri itu memiliki manajemen organisasi yang baik.
Menurut Anang, PDIP selama ini juga mampu dengan baik mengawasi dan mendukung para kader-kadernya berjuang untuk kepentingan rakyat.
Dia pun menyebut salah satu buktinya adalah PDIP mampu memenangkan dua kali Pemilu secara beruntun, serta Presiden Joko Widodo mendapat kepuasan tertinggi dari masyarakat selama ini.
Selain itu, Anang juga mengaku memiliki banyak teman dekat dari PDIP sejak bergabung di parlemen. Ditambah ia mengaku kagum dengan gagasan Presiden Soekarno.
Baca Juga: Statistik Mentereng Marselino Ferdinan di Usia 18 Tahun, Benar-benar Aset Timnas Indonesia
"Aku senang dengan pemikiran-pemikiran Sukarno. Aku Sukarnois," klaim Anang.
Ada alasan lain Anang memilih gabung PDIP. Alasan Anang maju sebagai kader PDIP ternyata karena sosok Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Menurut Anang, Ganjar adalah sosok yang tepat untuk menjadi Presiden Republik Indonesia selanjutnya.
"Yang kedua (alasan gabung PDIP), jatuh cintanya aku ya Mas Ganjar. Mas Ganjar memang sosok yang buat aku, dia lah postur yang aku butuhkan untuk jadi the next president," ucap Anang.
Bagi Anang, Ganjar merupakan figur yang tepat untuk menyelesaikan dan melanjutkan pelbagai kebijakan Presiden Jokowi.
Bahkan Anang memastikan akan mendukung pencalonan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024. Dia mengatakan siap menjadi juru kampanye guna memenangkan Ganjar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial