Menjadi seorang playboy diduga sebuah kebanggan bagi seorang Vicky Prasetyo. Ia bahkan membeberkan awal mula dirinya dicap playboy.
Katanya, ia pernah diludahi oleh seorang wanita ketika ia mengungkapkan perasaannya. Kabar itu beredar dalam bentuk video.
Salah satu akun yang mengunggah ialah @lambegosiip. Admin dari akun itu memposting video tersebut dengan memberikan narasi di videonya.
"Ngeri, Vicky Prasetyo beberkan awal mula jadi Playboy, sempat dilu4hi ketika menyatakan cinta pada seorang wanita," ucapnya, disadur Selasa (08/08/2023).
Vicky mengatakan, ia mengirimkan surat kepada wanita itu. Ada balasan yang diberikan walaupun itu berupa hinaan.
Ia juga disebut gila oleh wanita itu. Setelahnya, baru ada kalimat meludah.
"Ih gila males banget gua pacaran sama lu 'cuih'. Bukan Ludahin gua, tapi ludahin ke tanah," katanya.
Ia menyatakan dirinya sakit hati. Ia lantas memberikan kalimat ancaman kepada wanita itu.
Vicky dengan tegas menyatakan, wanita itu akan ia mainkan perasaannya. Bukan cuma wanita tersebut saja, melainkan semua golongan perempuan.
Baca Juga: Hard Gumay Ramal Raffi Ahmad Pensiun Jadi Playboy, Tak Ada Lagi Petualangan Cinta
"Trus gua sakit hati, abis itu lu liat ya... Elu dan semua kelompok lu akan gua maenin. Nah itu awal mula kenapa gua jadi playboy," terangnya.
Tanggapan warganet
Warganet yang melihat unggahan itu lantas ramai memberikan tanggapan. Banyak dari mereka yang menuliskan komentar tak terduga.
"Berarti cewe yg dulu itu lebih pinter dari cewe2 "korbannya" dia," ucapnya.
"Psikis dan emosi manusia tuh kompleks. Hal sepele (Sakit Hati/Tersinggung) aja bisa merubah kondisi dan tindakan perilaku.... jangankan jadi playboy, pembunuhan gara2 hal sepele aja udh banyak banget sekarang.....MAKIN KESINI, KITA EMANG HARUS KUDU LEBIH PINTAR BIJAK GUNAIN MULUT," tuturnya.
"Kau boleh merasa sakit hati oleh perlakuan seorang wanita. Tapi jangan jadikan itu alasan untukmu menyakiti wanita lain. Sakit takkan terbalas namun luka akan semakin membekas. Karena cara terbaik melupakan dan move on adalah dengan iklas dan memaafkan, bukan mencari yg lain sebagai pembuktian dan pelampiasan. Intinya jangan sakiti orang lain yg tak mengerti masa lalumu. Jangan memulai kehidupan yg baru jika kau masih terjebak di masa lalu.," bebernya.
"Artinya sama maknya jg gtu? ," tanyanya.
"Sama bro gue juga pernah ngk kenal laki" itu sama sekali waktu itu gue masih SMP nan dan pas beli bubur, dia lihatin gue mungkin gue gendut dan ngk cantik dan dia ngeludah didepan guesampe sekarang muka di gue inget seumur hidup," lugasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026