Beredar sebuah video yang memperlihatkan kursi Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali sedang dirusak oleh oknum supporter.
Kursi di markas Bali United itu diketahui diduduki oleh oknum supporter yang diduga dari Arema FC.
Video ini viral di media sosial dan panen hujatan warganet.
Dalam video terlihat dua orang penonton, duduk sambil mengangkat kaki di kursi stadion. Tak sampai di situ ia juga menidurkan badan hingga kursi merah tersebut bengkok ke belakang.
Setelah viral, pihak Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan Arema FC buka suara.
Ketua Panpel Arema FC, Prihardianto Juliarso mengatakan pihaknya berusaha mematuhi prosedur yang telah disepakan dengan pengelola stadion.
Pihaknya pun minta maaf atas kejadian yang tak sesuai kesepakatan.
Ia juga telah melakukan justifikasi, evaluasi, dan inventarisir terhadap fasilitas Stadion yang rusak, dan secepatnya melakukan penggantian.
“Atas terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan yang berakibat terjadinya kerusakan pada fasilitas stadion maka kami atas nama pribadi dan atas nama Panpel Arema FC memohon maaf yang sebesar- besarnya kepada pengelola Stadion Kapten I Wayan Dipta dan kepada masyarakat Bali atas kejadian tersebut," ungkapnya.
Baca Juga: Ini Fakta Unik Tarian Kecak Bali
“Seperti ketika ada video yang viral terkait kondisi kursi misalnya, begitu pertandingan berakhir sudah kita lakukan justifikasi, evaluasi dan inventarisir terhadap fasilitas Stadion yang rusak, dan secepatnya kami lakukan penggantian,” tambahnya secara tegas.
Seperti diketahui setelah insiden Kanjuruhan, kini Arema FC tak punya kandang dan berstatus musafir.
Untuk itu Arema FC sementara meminjam Stadion Kapten I Wayan Dipta yang adalah markas Bali United.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai
-
Pekanbaru Resmi Tetapkan Siaga Darurat Karhutla hingga 30 November 2026
-
Mitsubishi Destinator Bawa Standar Baru SUV Tujuh Penumpang dengan Kabin Praktis
-
Lebih dari 8 Ribu Penumpang Padati Terminal Arjosari Malang Saat Idul Adha
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Ulasan Novel Periculo: Citra Sempurna, Pengkhianatan, dan Misteri Kematian
-
Sinopsis Suka Duka Tawa: Menertawakan Luka Lewat Stand Up Comedy, Lagi Puncaki Netflix
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
Terbakar Cemburu, Pria di Empat Lawang Habisi Korban dengan Parang dan Tombak
-
Dibuang dalam Sarung Bantal: Bayi Ditemukan Terlantar dengan Luka Sunburn di Sawah Kediri