Bali adalah pulau dengan segudang kekayaan alam dan budaya yang sangat populer. Wisata alam yang dikelola dengan sangat baik, serta warisan kebudayaan yang terus dilestarikan menjadi daya tarik utama Pulau Dewata ini.
Tari Kecak adalah tarian tradisional yang dikenal diseluruh Indonesia, bahkan hingga mancanegara. Keunikannya terletak pada suara yang diteriakkan penari serta gerakannya yang khas.
“cak cak cak” adalah iringan yang menjadi karakteristik. Cak atau Tari Kecak juga disebut sebagai Tari Api karena dalam pementasannya dilakukan dengan duduk melingkar dengan api unggun ditengah-tengahnya.
Tarian ini adalah tarian tradisional sakral dari Bali, dimana dalam atraksinya sang penari yang terbakar sama sekali tidak akan terluka sedikitpun. Oleh sebab itu, tarian ini erat dikaitkan dengan hal-hal mistis.
Selain kebal pada kobaran api, diyakini pula para penari kerasukan roh dan akan melakukan tindakan diluar logika selama tarian kecak berlangsung.
Tari kecak memiliki keunikan mulai dari gerakan, pengiring, serta alur cerita yang dimainkan. Selain itu, dari segi kostum serta penataan acara juga sangat khas dan penuh nilai seni.
Tari kecak hanya dimainkan oleh penari pria dan telah menjad ikon kebudayaan Bali. Pada dasarnya tarian ini memiliki gerakan dasar yang mudah dan sederhana, akan tetapi karena dimainkan oleh puluhan, bahkan ribuan orang membuatnya menjadi semakin menarik.
Tarian ini tak hanya dikenal oleh masyarakat nusantara, melainkan telah mendunia dan mengangkat nama Indonesia melalui jalur kesenian tari. Bahkan pada 25 Februari 2018, tari kecak sempat mendapat Rekor MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia).
Dalam perkembangannya, tari daerah Bali yang mengisahkan cerita pewayangan Ramayana ini tak hanya menjadi tarian sakral, namun juga menjadi panggung hiburan yang menarik para wisatawan mancanegara.
Baca Juga: CEK FAKTA: Belasan Jaksa Dipecat Akibat Bersekongkol dengan Panji Gumilang
Tarian hasil ciptaan Wayan Limbak ini selalu antusias ditonton oleh pengunjung. Masyarakat internasional juga mengenal tari kecak sebagai The Monkey Dance karena salah satu tokoh utamanya, yakni Hanuman yang begitu ikonik dan populer.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan