/
Senin, 21 Agustus 2023 | 15:10 WIB
Uluwatu ([Tangkapan Layar])

Salah satu pura terkenal di Bali adalah Pura Luhur Uluwatu. Pura yang sangat indah di atas ketinggian ini rupanya menyimpan berbagai aturan dan mitos.

Tak sembarang orang bisa keluar masuk di pura ini tanpa mematuhi aturan yang ada. Seperti misalnya, aturan yang sangat populer di pura ini yaitu dilarang mengenakan celana pendek.

Hal ini membuat para petugas wanita pun memakaikan kain berwarna kuning khusus untuk pengunjung.

Biasanya para pengunjung akan dipakaian kain sarung. Menurut petugas, kain sarung dan selendang berwarna kuning bernama salempot tersebut menyimbolkan penghormatan terhadap kesucian pura, serta mengandung makna sebagai pengikat niat-niat buruk dalam jiwa. 

Selain itu, perlu diketahui bahwa di pura ini dijaga ratusan kera. Oleh sebab itu kalian dilarang menunjukan gerak-gerik yang mencolok perhatian kera-kera tersebut.

Pasalnya, kera-kera tersebut dipercaya sangatlah jahil dan agresif. Biasanya, kera-kera tersebut juga tak segan-segan meminta makanan.

Jadi kalian jangan mengepalkan tangan karena kera-kera tersebut akan langsung menghampiri sebab mereka mengira di dalam kepalan terdapat makanan.

Aturan selanjutnya mengenai pengunjung wanita. Iya bagi pengunjung wanita yang sedang berhalangan atau haid, dilarang masuk ke dalam area pura. Hal ini untuk menjaga kesucian pura.

Sementara itu, dibalik keindahan dan kesakralan pura ini ada mitos yang tumbuh dimasyarakat mengenai kera putih.

Baca Juga: Nagita Slavina Disebut Tak Seramah Raisa, Warganet: Sultan Mah Bebas

Kera putih yang berjumlah banyak dipercaya sebagai penjaga pura ini. Konon, kera-kera itu dulunya ialah prajurit pemberani Dang Hyang Nirartha, pendeta Hindu yang membangun pura.

  Sebelum meninggal, Dang Hyang Nirartha mengubah tentaranya menjadi kera dan memberi mereka tanggung jawab untuk menjaga dan melindungi pura.

Load More