PSM Makassar dikabarkan sedang kesulitan keuangan. Sehingga tidak mampu membayar utang miliaran rupiah.
Mengutip Suara.com, Kuasa Hukum Shesie Erisoya, Agus Amri, mengatakan uang kliennya diambil secara bertahap, tidak sekaligus. Kejadiannya sejak tahun 2016.
Saat itu, kata Amri, PSM Makassar sedang mengalami kesulitan keuangan. Apalagi dengan jadwal pertandingan yang cukup padat.
Utang atas nama PSM Makassar itu yang digunakan untuk kepentingan operasional tim di akhir tahun 2016 sampai 2019.
Seperti pembelian tiket pesawat, sewa hotel saat bermain tandang, bahkan untuk membayar gaji pemain.
"Mungkin karena kas saat itu kosong, sehingga pak Appi meminta biaya operasional ditutupi dulu," ujarnya, Selasa, 22 Agustus 2023.
Pihak Shesie Erisoya sudah melakukan upaya penagihan dengan berbagai cara. Mulai dari pembicaraan secara kekeluargaan, menyurat secara resmi ke pihak manajemen dan juga melayangkan somasi.
Erisoya mengatakan sudah mengikuti segala keinginan yang PSM Makassar ajukan. Termasuk mencicil utang tanpa bunga.
"Namun tetap saja tak sesuai dengan kenyataan (pembayaran) walaupun sudah beberapa kali diadakan pertemuan," tegas Erisoya.
Baca Juga: Lelah Tagih Utang Rp5,6 Miliar, Warga Buat Surat Terbuka untuk PSM Makassar
Kondisi keuangan PSM sendiri dikabarkan sedang goyang. Satu-satunya tambahan kas berasal dari sponsor.
Hingga kini, pihak manajemen PSM yang dikonfirmasi enggan berkomentar. SuaraSulsel.id juga masih berusaha mengkonfirmasi CEO PSM Makassar Sadikin Aksa dan Direktur PT LIB Munafri Arifuddin.
Sosok Penagih Utang
Shesie Erisoya, mantan Sekretaris Direktur PT Liga Indonesia Baru (LIB) Munafri Arifuddin menagih utang ke pengelola PSM Makassar. Nilainya disebut mencapai Rp5,6 miliar.
Utang itu untuk membiayai sejumlah kegiatan PSM Makassar sejak tahun 2016-2019. Termasuk perbaikan lampu Stadion Mattoanging untuk lolos verifikasi Liga 1.
Sebelumnya, jumlah total utang manajemen PSM Makassar ke Erisoya adalah Rp14,9 miliar. Namun, masih ada Rp5,6 miliar yang belum terselesaikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
5 Sunscreen Spray SPF 50 Terbaik yang Bisa Kamu Gunakan
-
Steven Wongso Samakan Penjual Martabak dengan Pengedar Narkoba, Nicky Tirta Emosi
-
Lidah Api Mengamuk di Tol Lampung: Detik-Detik Truk Towing dan Muatannya Hangus Terpanggang
-
Iran Mau Buka Selat Hormuz, AS Sepakat Cairkan Dana Iran yang Dibekukan Qatar
-
Bukan Sekadar Komoditas, Sarif Abdillah Dorong Perhatian Serius untuk Petani Bawang Putih di Jateng
-
Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta
-
Hunian di Balik Geligi Elara
-
Strategi Atur Napas Finansial: Mengapa Pria Usia 30-an Kini Lebih Hobi Pakai Paylater?
-
Penipuan Online Modus CS Blibli Terungkap di Pekanbaru, Korban Rugi Ratusan Juta
-
Terpopuler: Adu Motor Listrik MBG vs Local Pride, Kekayaan Bupati Tulungagung 17 Kendaraan