Kalimantan Timur menyimpan banyak kerajinan tangan tradisional yang masih terus dilestarikan hingga kini.
Salah satunya adalah Seraung sebuah topi lebar yang khas digunakan oleh Suku Dayak.
Biasanya, Seraung digunakan sebagai pelindung sehari-sehari oleh masyarakat yang ada di Kalimantan.
Di Pulau Jawa, Seraung ini mirip dengan topi caping yang biasanya digunakan oleh para petani.
Seraung banyak ditemui oleh masyarakat Suku Dayak Kenyah yang tinggal di Lekaq Kidau, Kalimantan Timur.
Sementara, Seraung ini terbuat dari daun biru yang disebut Suku Dayak dengan daun sang.
Daun sang adalah sejenis daun palem lebar yang tumbuh di hutan-hutan di Kalimantan.
Orang Dayak biasa menggunakan Seraung ketika pergi ke luar rumah terutama saat beraktivitas di hutan.
Biasa, orang yang menggunakan seraung adalah kaum wanita suku Dayak untuk menutupi kepala mereka dari teriknya sinar matahari.
Baca Juga: Cinta Laura Tersenyum Meski Dicuekin Agnez Mo, Netizen Beri Apresiasi
Seraung juga dimanfaatkan oleh mereka sebagai pelindung dari hewan buas yang ada dihutan.
Tetapi tidak hanya digunakan sebagai pelindung saja, Seraung juga sering dikenakan dalam upacara-upacara adat.
Seiring berjalannya waktu, Seraung juga ikut berkembang dan kini berwarna-warni cantik yang sering dipakai sebagai hiasan dinding.
Bahkan, Seraung juga dimanfaatkan sebagai souvenir berbentuk Seraung kecil untuk hiasan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Dalih Geopolitik Jadi Alasan Pemerintah Lihat Ekonomi RI Tumbuh Melambat
-
Misi Satelit Lampung-1: Saat Mata AI di Luar Angkasa Kawal Ladang Singkong
-
Singapura Gunakan Teknologi Juara Piala Dunia DemI Jegal Timnas Indonesia
-
CBDK Gelontorkan Rp250 Miliar untuk Buyback Saham, Laba Semester I 2026 Melonjak 225 Persen
-
Hari Pramuka Diperingati Tanggal Berapa? Simak Sejarah Lengkapnya
-
Implementasi Aspal Buton Masuk Tahap Pelaksanaan, Industri Konstruksi Siapkan Dukungan Teknologi
-
IHSG Hari Ini saat Wall Street Meroket dan Harga Minyak Amblas
-
4 Pasangan yang Cocok untuk Zodiak Scorpio, dengan Siapa Paling Serasi?
-
Penduduk Melarat Susut, Tapi Kesenjangan Orang Kaya dan Miskin Makin Besar
-
Ulasan Pyramid Game: Ketika Perundungan Menjadi Hal yang Dianggap Wajar