Pihak kepolisian tetap memproses Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Soppeng atas nama Muhammad Tawing setelah ditetapkan sebagai tersangka usai diduga menabrak seorang pengendara motor bernama Irwan Adiatmaja hingga tewas di Jalan Kerung-kerung, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Jumat(21/8) lalu.
"Sudah ditetapkan tersangka dan ditahan. Bersangkutan dikenakan Pasal 310 ayat 4 dan Pasal 312 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan," ujar Kepala Seksi Humas Polrestabes Makassar Kompol Lando K Sambolangi, Rabu 30 Agustus 2023.
Di tempat terpisah Kepala Satuan Lalu lintas Polrestabes Makassar AKBP Amin Toha menyatakan penetapan yang bersangkutan sebagai tersangka tersebut setelah petugas melakukan penyelidikan usai korban mengalami kecelakaan.
Dari informasi awal, korban(Irwan Adiatmaja) diduga mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Kerung-kerung, Kecamatan Makassar pada pukul 18.00 WITA, Jumat (21/8). Namun belakangan, dari pengembangan serta bukti rekaman video CCTV, korban ternyata ditabrak mobil.
"Awalnya laporan keluarga diduga kecelakaan sendiri (laka tunggal), tapi setelah dikembangkan dan memeriksa saksi-saksi serta rekaman CCTV kita ambil ternyata ditabrak," katanya.
Dalam proses penyelidikan, mobil yang dikendarai pelaku saat itu ternyata melintas di tempat kejadian perkara. Berdasarkan rekaman CCTV itulah selanjutnya dia dipanggil untuk diminta keterangan. Secara kooperatif bersangkutan datang dan mengakui, selanjutnya ditetapkan tersangka.
Di konfirmasi terpisah Sekretaris DPW PAN Sulsel Andi Jamaluddin Jafar membenarkan musibah tersebut. Namun demikian, pihaknya belum memberi sanksi kepada yang bersangkutan dan diketahui juga menjabat Ketua Pertina Kota Makassar
"Belum (diberhentikan jadi Ketua PAN Soppeng). Sekiranya kasus seperti korupsi dan narkoba, pasti kami tegas, akan pecat. Tapi inikan musibah," tutur Jamaluddin Jafar menekankan.
Saat ditanyakan bagaimana dengan roda organisasi kepartaian di Soppeng, mengingat tahapan Pemilu 2024 sudah jalan dan telah masuk ke penetapan Daftar Caleg Sementara (DCS), kata dia, tetap berjalan karena ada sekretarisnya.
Baca Juga: Sidang Korupsi BTS 4G: Perusahaan Suami Puan Maharani, Happy Hapsoro Terima Uang Rp7 Miliar
"Itu hal biasa, kalau ketua berhalangan, kan ada sekretaris atau wakil ketuanya," papar mantan anggota DPRD Sulsel ini menegaskan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Makin Panas! Presiden Inter Milan Serang Balik Direktur Juventus Giorgio Chiellini
-
'Hilang Huma(n)': Ketika KoBer Membaca Krisis Pangan sebagai Krisis Peradaban
-
Igor Tudor Datang, Pelatih Keturunan Indonesia Pergi dari Tottenham Hotspur
-
Tersandung Izin Kerja seperti Maarten Paes, Van Persie Akali Aturan Demi Raheem Sterling
-
Dianggap Punya DNA United, Pelatih Elkan Baggott Dirumorkan Bakal Gantikan Carrick di MU
-
Mohamed Salah Menuju ke Arab Saudi, Liverpool Siapkan 4 Calon Pengganti
-
Eks Winger Liverpool Ditangkap Polisi di Bandara, Terlibat Kasus Apa?
-
Hujan Lebat Disertai Angin di DIY: 4 Orang Terluka Akibat Atap Ambrol dan Belasan Pohon Tumbang
-
Targetkan Piala Dunia, John Herdman Waspadai Ekspektasi Publik Bisa Jadi Kutukan Timnas Indonesia