Tersebar video dengan kabar saat Panji Gumilang ditahan, para santri membakar habis pondok pesantren (Ponpes) Al Zaytun. Kabar itu beredar dalam bentuk video.
Unggahan video tak sesuai. Baik dari cover dan judul dengan isinya. Narasi yang diberikan ialah “GEMPAR MALAM INI || PANJI G DITAHAN, RIBUAN SANTRI B4KAR HABIS AL ZAYTUN”.
Pada 24 Agustus 2023 sebuah channel YouTube dengan nama Kabar News mengunggah video dengan klaim tersebut.
Setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, video dengan durasi 8 menit 3 detik tersebut tidak sesuai dengan klaim.
Hal tersebut dikarenakan narator video justru menyampaikan mengenai para santri Al Zaytun yang melakukan demo permohonan pembebasan Panji Gumilang di kantor Kementrian Agama (Kemenag)
Pasalnya, masa penahanan Panji telah lebih dari 20 hari. Narator video tidak sama sekali membahas terkait aksi pembakaran yang dilakukan oleh santri Al Zaytun.
Tak hanya itu, potongan video yang digunakan di dalam konten tersebut juga bukanlah rekaman asli dari klaim yang disampaikan pada judul dan thumbnail.
Contohnya saja, seperti pada menit ke 0:25 yang merupakan potongan video milik RHLG TV Channel (https://youtube.com/@rhlgchannel?si=7ryZFA2OCt4Fm83N).
Berisikan aksi demo yang dilakukan oleh Simpul Pemuda Lintas Agama Dan Keyakinan sebagai bentuk tuntutan kemerdekaan beragama dalam rangka HUT RI ke-78th. Sehingga, tidak terdapat korelasi antara video yang digunakan dengan narasi yang disampaikan.
Baca Juga: CEK FAKTA: Heru Budi Bongkar Korupsi Anies di Depan Media
Oleh sebab itu, video dengan klaim pembakaran Al Zaytun karena ditangkapnya Panji gumilang adalah tidak benar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Dipanggil Presiden ke Istana, Dirut PLN Minta Maaf soal Gangguan Kelistrikan Nasional
-
Pecah Telur di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Tak Bisa Bendung Kebahagiaan
-
Cerita Inspiratif: Desa Batuah Menyulam Harapan dari Hasil Alam
-
Kompak Jadi Aib, Piala Dunia 2026 Tak Ubahnya Panggung untuk Permalukan Anak Emas AFC
-
Harga Minyakita Naik? Pengamat Ungkap Penyebabnya Hingga Langka di Pasaran
-
Kompetisi Modifikasi Jadi Puncak Perayaan 10 Tahun Aerox Alpha di Jakarta
-
Gemilang Palembang Raya x DKG 2026 Siap Digelar, QRIS Sumsel Tumbuh 46 Persen
-
Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota
-
Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai
-
Alasan Serial 'Di Luar Nurul' Viral, Pemeran Utamanya Cocok Banget!