Personel Polsek Atari Jaya tiba di TKP bersama tim medis kesehatan Puskesmas Atari jaya dan langsung melakukan pemeriksaan kepada korban yang dipimpin oleh dr. Iriana bersama 3 orang tim medis dan mendapati luka robek dan memar pada bagian kepala sebelah kanan.
Mengutip Telisik.id, saat ini, jenazah korban DR telah dimakamkan di perkuburan umum Desa Meronga Raya.
Diketahui, pelaku IW merupakan anak kedua dari 3 (tiga) bersaudara yang telah mengalami gangguan jiwa sejak tahun 2018, namun tidak pernah melakukan tindakan yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat selain kebiasaan berbicara sendiri.
Pada tahun 2020, Pemerintah Desa Meronga Raya bersama keluarga membawa IW ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kota Kendari. Setelah mendapatkan perawatan selama 3 (tiga) bulan, IW kemudian dipulangkan krena kondisinya telah membaik.
Aniaya Ibu Kandung Hingga Meninggal
Seorang pria berinisial IW (28) di Kabupaten Konawe Selatan, tega menganiaya ibu kandungnya sendiri inisial DR (55) hingga meninggal dunia karena diduga sang ibu tidak menyiapkan makan siang.
Kejadian memilukan ini terjadi di Dusun II Desa Meronga Raya, Kecamatan Lalembuu, Kabupaten Konawe Selatan, pada Minggu (10/9/2023), sekitar pukul 12.00 Wita.
Wakapolres Konawe Selatan, Kompol Jupen Simanjuntak menceritakan kronologi peristiwa ini bermula saat pelaku IW yang sedang bekerja sebagai kuli pengerjaan drainase pulang ke rumah untuk istrahat.
Saat pelaku IW hendak makan, dia melihat tidak ada makanan yang disediakan oleh ibunya, pelaku marah dan memukuli ibunya (korban) hingga meninggal dunia.
Baca Juga: Nama Denny Cagur Masuk Daftar Artis Promosikan Judi Online, Istri: Salah Kali Itu
"Kejadiannya sekitar pukul 10.00," ungkap Jupen.
Sementara itu, Kasma (36) mengatakan bahwa, sekitar pukul 12.00 Wita, pelaku datang ke rumahnya dan mengatakan ibunya telah meninggal. Mendengar hal tersebut, Kasma lalu menemui Irwansyah (35) untuk segera melihat korban.
"Setelah saya lihat ada darah di tangan korban, saya panggil Alamsyah untuk mengecek kondisi DR," kata Kasma.
Pelaku Merokok di Sofa
Saat tiba di rumah korban, Alamsayah mendapati korban berada di dalam kamar dengan posisi terbaring di samping ranjang dalam keadaan sudah tidak bernyawa, kemudian dia menyampaikan kejadian tersebut kepada warga dan melaporkan ke pihak kepolisian Polsek Atari Jaya.
"Saat masuk rumah, saya lihat IW sedang duduk di kursi sofa sambil merokok," kata Alamsyah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA
-
KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub
-
Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus
-
Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
-
Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe
-
Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim
-
3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel
-
Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut
-
6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI
-
Tak Hanya Mobil Konvensional, BRI KKB Expo 2026 Juga Dukung Pembiayaan Kendaraan Listrik