Sejarah dari Kerajaan Paser di Kalimantan Timur terbentuk dari sebelumnya bernama Kerajaan Sadurengas di tahun 1516.
Dalam buku berjudul "Budaya dan Sejarah Kerajaan Paser" disebutkan Kerajaan Paser ini terbentuk pada tanggal 2 Safar tahun 9 Hijriyah atau tahun 630 Masehi.
Kala itu, raja pertama yang memimpin adalah seorang wanita bernama Ratu Aji Putri Petong atau Ratu I.
Putri Petong disebut masih berusia 22 tahun saat dilantik atau dinobatkan menjadi ratu pertama kerajaan Paser.
Sebelum menjadi kerajaan Sadurengas, wilayah itu semula bernama kerajaan Padang Bertinti.
Tetapi dalam versi Pemerintah Kabupaten Paser, Kerajaan Sadurangas didirikan pada abad ke-16 atau sekitar tahun 1516.
Dikutip dari laman Kemendikbud, kerajaan ini telah beberapa kali berpindah pusat kerajaan dari Kerajaan Paser sampai masa berakhirnya kerajaan ini.
Tetapi istana kerajaan ini dibangun pada tahun 1705 oleh Sultan ke-4 yaitu Sultan Adam sebagai pengganti istana I di Gunung Sari yang terbakar.
Awalnya, istana tersebut merupakan kediaman Aji Tenggara bin Aji Kimas yang bergelar Nata Kusuma.
Baca Juga: Foto Bareng Aaliyah Massaid, Ekspresi Wajah Thariq Disorot Netizen: Bahagianya Kurang Lepas Ya
Istana ini berada di tepi Sungai Kandilo, termasuk rumah adat Paser yang diberi nama "Kuta Imam Duyu Kina Lenja" yang artinya rumah pemimpin Paser yang bertingkat.
Setelah Aji Tenggara naik tahta menjadi Sultan Paser VII pada tahun 1853-1875 M dan menyandang gelar Sultan Sepuh II Alamsyah, pusat kegiatan pemerintahan menggunakan kediaman pribadinya sehingga rumah ini kemudian menjadi Istana atau seroja bagi penduduk Bugis.
Ada tradisi di Kesultanan Paser bahwa di samping kanan dari istana pasti terdapat masjid.
Kini masjid dan istana tersebut bernama Masjid Kuno Paser Belengkong dan terletak berdampingan dengan Istana Pasir Balengkong.
Nama lain masjid tersebut adalah Masjid Nurul Ibadah yang statusnya menjadi bangunan cagar budaya tingkat nasional di Indonesia karena menjadi peninggalan Kerajaan Paser.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM
-
Aset Negara Bernilai Tinggi di Senayan Diminta Kembali Dikelola Pemerintah
-
Antrean 1.000 Pencari Kerja di Malaysia Jadi Alarm, Indonesia Terancam Hadapi Situasi Serupa!
-
Piala Dunia 2026: Timnas Iran Tinggalkan Pesan Menyentuh di Stadion Los Angeles Usai Laga
-
4 Adaptor Fast Charging yang Awet dan Tak Bikin HP Panas
-
Revisi Aturan Outsourcing, Wamenaker Jamin Tak Ganggu Iklim Investasi
-
5 Rekomendasi HP Murah Baterai Jumbo dan Fast Charging, Cocok untuk Driver Ojol
-
Arena Judi Sabung Ayam Dekat Masjid dan Rumah Tahfiz Digerebek, Ternyata Milik Pengacara
-
Mahasiswa Kembali Geruduk DPR, Tuntut Evaluasi Total Kabinet Merah Putih
-
Bantah Ada Operasi Politik Tekan PDIP, PKB: Kami Bukan Koordinator Koalisi!