Pereret, salah satu alat musik kuno dari Bali. Alat musik ini banyak dibuat di daerah Jembrana, Bali. Pereret ini bentuknya mirip sekali dengan terompet, namun terbuat dari bahan kayu maupun bambu.
Pengasih asih
Zaman dahulu, alat musik ini dikenal dengan istilah Pereret Pengasih asih. Nah, pengasih-asih ini dapat diartikan sebagai sihir ataupun pelet.
Secara spiritual, Pereret dianggap memiliki kekuatan magis. Terlebih jika dimiliki oleh orang dengan tingkat spiritual tinggi, bisa digunakan sebagai pengasih (menguna-gunai) mengantar cinta seorang perjaka kepada gadis yang dicintainya.
Biasanya alat musik ini terlebih dahulu diisi dengan kekuatan gaib oleh Jero Balian (Dukun) dengan cara memberi sesajen sakral yang dipersembahkan kepada Sanghyang Pasupati.
Sewo Gati
Namun seiring perkembangan zaman, Pereret kini digunakan untuk mengiringi kesenian Sewo Gati. Kesenian Sewo Gati adalah kesenian yang berupa geguritan.
Kesenian ini mengandung informasi yang berkaitan dengan etika, estetika dan religi pupuh. Gerakan alat musik ini dimainkan di pohon-pohon tinggi pada malam hari, sehingga suara samar dapat terdengar merdu hingga jarak lebih dari satu kilometer.
Cara Menggunakan Pereret
Baca Juga: Haji Faisal Ingin Fuji Dapat Lelaki dengan Masa Lalu Baik, Trauma dengan Rebecca Klopper?
Mirip dengan terompet pada umumnya, penggunaan alat musik Pereret ini dengan cara ditiup, sehingga keluar suara yang sangat merdu dan menawan hati.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Ratusan Mahasiswa UI dan UPNVJ Mulai Datang! 'Polisi Pembunuh' Menggema di Depan Mabes Polri
-
Berapa Zakat Mal yang Harus Dibayar? Ini Hitung-Hitungannya
-
Longsor Putus Jalur Utama PacitanPonorogo, Lalu Lintas Kini Buka Tutup
-
Seskab Teddy Bantah Keras Isu MBG Habiskan Anggaran Pendidikan: Narasi Keliru!
-
Pokemon Evolusi Mega ex Hadir dalam Format Starter Deck Siap Main
-
Kasus Bea Cukai, KPK Pamerkan Uang Rp5 Miliar dalam 5 Koper yang Didapat dari Safe House
-
Usai Pisah dengan Timnas Indonesia, Alex Pastoor Blak-blakan Incar Kursi Pelatih AZ Alkmaar
-
Langgar Kidul: Kisah di Balik Tembok Cikal Bakal Muhammadiyah
-
DPR Resmi Masukkan Anggaran Makan Bergizi Gratis ke Pos Pendidikan, Segini Angkanya!
-
Waktu Buka Puasa di Semarang Hari Ini 27 Februari 2026, Lengkap dengan Bacaan Doa