Selain lagu Indung Indung, lagu Buah Bolok menjadi salah satu lagu daerah populer yang berasal dari Kalimantan Timur.
Tidak seperti lagu Indung Indung yang memiliki makna tentang keagamaan, lagu Buah Bolok ini berkaitan dengan kebudayaan.
Adapun buah Bolok sendiri adalah buah hutan yang biasa ditemukan di daerah Kalimantan Tidur.
Buah Bolok bearti buah yang hidup di hutan dan berbentuk bulat mirip jeruk berwarna hijau kehitaman.
Bolok biasanya berada dibandir dan pohon bagian bawah yang sangat digemari oleh hewan Kijang dan Rusa.
Lagu yang diciptakan oleh Masdari Achmad ini juga populer untuk dimainkan dalam acara Tingkilan atau kesenian musik khas Kalimantan Timur.
Lagu ini menceritakan tentang melestarikan adat dan budaya suku Kutai di Kalimantan Timur.
Dalam lirik lagu tersebut dimaknai ajakan kepada anak muda untuk terus melestarikan kebudayaan suku Kutai termasuk menjaga rumah panggung Kutai.
Lagu ini memberi makna bahwa sebagai generasi muda, alangkah baiknya untuk melestarikan adat dan jangan sampai tidak tahu budayanya sendiri.
Baca Juga: Makna dan Lirik Lagu Daerah Indung-indung Asal Kaltim
Berikut liriknya:
Buah bolok kuranji papan
Dimakan mabok dibuang sayang
Busu embok etam kumpulkan
Rumah-rumah jabok etam lestarikan
Buah salak muda diperam
Dimakan kelat dibuang sayang
Spupu dengsanak etam kumpulkan
Untuk menyambut wisatawan
Buah terong digangan nyaman
Jukut blanak tolong panggangkan
Musium Tenggarong Mulawarman
Yok dengsanak etam kenangahkan
Buah bolok kuranji papan
Dimakan mabok dibuang sayang
Keroan kanak sekampongan
Etam begantar bejepenan
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
IHSG Bergerak Dua Arah Pagi Ini ke Level 6.200, Saham TPIA Bangkit
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
-
The Paper Magician: Ketika Kertas Menjadi Sihir yang Mematikan
-
Diskon 50 Persen Tambah Daya Listrik Khusus Warga Pekanbaru
-
Hari Lansia Nasional 2026: Pemerintah Hadirkan Layanan Gratis untuk Lansia
-
Hukum Puasa Arafah di Idul Adha 2026 dan Keutamaannya
-
LG Bawa Tren Housewarming Ala Korea ke Indonesia, Pamer Teknologi AI Rumah Tangga Super Canggih
-
Deliana Siahaan Meninggal, Karakternya di Dunia Akting Selalu Membekas di Hati Penonton
-
Jelang Idul Adha, Emas Antam Turun Harga Jadi Rp 2,79 Juta/Gram
-
Riset ITB Ungkap Dampak Konektivitas Digital ke Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM