Pelatih Persebaya Surabaya Josep Gombau menyatakan seluruh tim sudah siap menghadapi pemuncak klasemen sementara Liga 1 Indonesia Madura United dalam laga tandang pekan ke-12 di Stadion Bangkalan, Minggu sore 17 September 2023.
"Pertandingan melawan Madura United adalah pertandingan penting buat kami, saya baru sampai dan baru di sini. Coach Uston dan seluruh tim pelatih bekerja keras untuk memenangkan pertandingan. Saya rasa seluruh anggota tim siap untuk menghadapi pertandingan melawan Madura United," ujarnya dalam keterangan yang diterima di Surabaya.
Setelah melihat beberapa pertandingan klub yang berjuluk Sape Kerab tersebut, dia menyimpulkan, secara permainan cukup bagus dan akan menjadi pertandingan yang sulit bagi anak asuhnya.
"Saya melihat sekitar 2-3 pertandingan terakhir mereka. Mereka bermain cukup bagus buktinya mereka jadi pemuncak klasemen dan ini akan jadi pertandingan yang cukup menyulitkan untuk kami," katanya.
Namun, lanjut dia, pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut juga menilai timnya dalam keadaan bagus dengan tren yang positif juga.
"Lima pertandingan terakhir tim kami belum terkalahkan. Besok akan menjadi pertandingan yang menarik," ucapnya.
Oleh karena itu, kata dia, seluruh tim yang melawat ke Stadion Bangkalan dengan keinginan menang dan berusaha membuat suporter lawan kecewa.
"Kami berharap bisa mempertahankan statistik bagus selama bertemu dengan Madura. Kami berusaha agar mereka tetap tidak bisa menang melawan kami. Ini modal yang bagus untuk kami," ujar Josep Gombau.
Siap Hadapi Madura United
Baca Juga: Agak Lain, Pengantin Ini Bagikan Suvenir Aneka Sayur di Pernikahan Mereka
Sementara itu, pemain belakang Persebaya Kadek Raditya mengatakan bahwa seluruh pemain sudah siap menghadapi Madura United di kandangnya.
"Kami sudah mendapat arahan dari tim pelatih bagaimana menghadapi Madura United," katanya.
Selain itu, kata dia, seluruh pemain merasa sangat senang dengan kehadiran pelatih baru yang akan mendampingi dan memberikan bantuan pada setiap laga.
"Kami berharap bisa mendapatkan hasil yang maksimal," tuturnya.
Tak hanya itu, menurut mantan pemain Madura United tersebut, selain sudah mengenal cara bermain tim lawan terutama pemain asingnya yang produktif, dirinya juga sudah diberi tahu cara untuk menghadapi tim tuan rumah oleh tim analisis.
"Saya sudah melihat beberapa pemain asing Madura United dan beberapa bahkan sudah mengenal mereka, selain itu saya pribadi sudah mendapat bantuan dari tim analisis juga," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Satgas Haji Resmi Dibentuk, Fokus Sikat Haji Ilegal dan Travel Nakal
-
Tecno Spark 50 4G Rilis Global, HP Murah Mirip iPhone Ini Siap ke Indonesia
-
Update Perang Kata Donald Trump vs Paus Leo XIV, Ini Kronologinya
-
Bandar Lampung Lumpuh dalam Semalam: 16 Kecamatan Terkepung Banjir, Satu Nyawa Tak Tertolong
-
Pemerintah Siapkan Inpres Perlindungan Satwa, Wisata Gajah Tunggang Bakal Segera Dihapus
-
Review Honour: Saat Dunia Hukum Tidak Lagi Berpihak pada Korban
-
Imbas Manipulasi Laporan Pakai AI, 3 PPSU Kena SP1 dan Lurah Dibebastugaskan
-
Kemenkes Rilis Aturan Label Gizi, Minuman Kekinian Kini Punya Rapor dari A Hingga D
-
WFH Tiap Jumat di Mataram Resmi Berlaku, Wali Kota: Jangan Ada yang Malas-malasan!
-
Mengenal Rape Culture Pyramid, Jangan seperti 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual