Pulau Maratua di Kalimantan Timur menjadi salah satu destinasi wisata menarik yang berada di utara Indonesia.
Letak Pulau ini berada dalam dalam gugusan Kepulauan Derawan Kabupaten Berau, salah satu pulau terluar di Kalimantan Timur.
Bisa dibilang, Pulau Maratua ini berbatasan dengan Filipina Selatan dan Sabah, Malaysia Timur.
Dikutip dari laman Kaltim Prov, Pulau Maratua memang sudah sejak lama dikenal sebagai tempat wisata bahari yang menampilkan keindahan pantai.
Tidak hanya itu, ada juga aneka biota laut dengan bermacam jenis ikan, penyu dan keindahan bawah laut berupa terumbu karang yang sangat menarik.
Pulau Maratua juga menawarkan hutan bakau dan mangrove serta deretan pohon kelapa yang memagar pulau.
Alhasil, berkunjung ke Pulau Maratua menjadi salah satu destinasi wajib bagi pelancong.
Bagi pengunjung yang pernah mengunjunginya, Maratua disebut tak kalah indah dan unik dibanding pulau lain di Indonesia, bahkan dunia.
Hal itu lantaran keindahan pantai pasir putih, air jenih dan menampakkan aneka jenis ikan, lebih khusus ikan Baracuda dan Penyu Sisik Hijau.
Baca Juga: Main Tenis Pakai Busana Tertutup, Inara Rusli Disebut Keren: Anti Gagal
Ada juga kumpulan terumbu karang, serta rasa khas buah sukun berkulit agak berduri menjadi kenangan yang sulit dilupakan. Sehingga banyak wisatawan yang ingin segera berkunjung ke pulau ini.
Tidak perlu khawatir, di pulau ini juga terdapat sejumlah resort dan cottage yang umumnya dikunjungi wisatawan asing.
Antara lain Maratua Paradise Resort, Pratasaba di Payung-payung, Green Nirvana Jalan Bayur, Payung-Payung, Borneo Cottage Teluk Harapan, Noah Maratua Resort, Teluk Harapan Bohe Bukut dan Virgin Cocoa Island.
Tetapi, ada juga homestay milik masyarakat yang bisa dijadikan tempat penginapan.
Bahkan Pemerintah Negara Seysheles Afrika beberapa waktu lalu menyampaikan minat bekerjasama dengan Pemprov Kaltim untuk memajukan pariwisata di Maratua, khususnya membantu jaringan listrik PLTS, sanitasi, pengelolaan sampah dan green house senilai Rp50 miliar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kemenpora Buka Layanan Pengaduan Korban Pelecehan, Hubungi Email atau Nomor Telepon Ini
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Belanja Pakaian Naik Tapi Pabrik Tekstil Boncos, Kemenperin: Impor Terus
-
Kemenpora Dukung Investigasi Dugaan Pelecehan di Pelatnas Panjat Tebing
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Gloria/Terry Maksimalkan Chemistry Meski Minim Latihan di German Open 2026
-
Detik-Detik Mahasiswi Dibacok Pakai Kapak di Kampus UIN Suska Riau, Pelaku Diduga Terobsesi
-
Apriyani/Lanny Siapkan Evaluasi Jelang 16 Besar German Open 2026