Tompi mengaku saat membeli lahan untuk dijadikan klinik kecantikan, sudah ada lokasi yang memang dibeton. Dulunya adalah pom bensin, yang kini beralih fungsi menjadi arena klinik kecantikan.
"Dari saya beli, yang itu dulu pom bensin, area disitu sudah dibeton," terang Tompi.
Lagipula, Tompi tidak merasa melakukan pelanggaran. Sebab lahan tersebut sudah memiliki izin untuk dibangun.
"Saya ngecek, sudah ada surat resmi dari dinas pengairan yang memperbolehkan area itu dipakai," kata pelantun Sedari Dulu ini.
Namun, meski tempat tersebut boleh dipakai, ada syarat yang harus dilakukan Tompi.
"Dibangun turap sampai ujung dan ikut menjaga kebersihan kali," terangnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, puluhan warga protes saluran air di daerah tersebut tertutup beton di klinik kecantikan milik Tompi. Maka dari itu, mereka meminta agar lahan dibongkar.
"Klinik Tompi terindikasi melanggar aturan, dengan pembetonan kali yang digunakan lahan parkir secara komersial untuk perusahaan," kata Apri, koordinator aksi.
Tompi akhirnya angkat bicara soal kliniknya yang didemo puluhan warga. Masalahnya, terkait dengan adanya lahan parkir yang diduga menutup saluran air.
Baca Juga: Anak Pamen TNI Terbakar di Dekat Bandara Halim, Penyebabnya Masih Menjadi Misteri
Tompi menerangkan, sejak dirinya membeli lahan di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan, bentuknya memang sudah seperti itu.
"Saya datang, kondisinya sudah begitu. Mereka teriak-teriak, ‘wah elu bangun, bangunan di atas saluran air. Itu bukan saya yang bangun," kata Tompi dalam video yang dikutip dari kanal YouTube Kompas TV, Rabu (27/9/2023).
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
ARTJOG Ricuh! Seniman Mengaku Dipukul Petugas Keamanan
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade
-
Viral Peserta Pria Pakai Kebaya di Malam 1 Suro Pura Mangkunegaran Surakarta
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah