Bali menjadi salah satu daerah yang menyimpan puluhan bahkan ratusan destinasi wisata. Tak heran jika banyak sekali wisatawan yang berbondong-bondong datang kesini.
Pesona alamnya yang luar biasa, kulinernya mampu menggoyang lidah, hingga pernak-pernik oleh-olehnya membuat orang ketagihan membelinya. Tak hanya sekedar berwisata, secara tidak langsung dengan kalian berkunjung kesini pasti sedikit-sedikit mempelajari bahasa Bali.
Terlebih jika lawan bicara saat disana adalah orang asli Bali, pasti secara reflek mereka akan mengeluarkan logat Bali yang sangat khas. Hal ini tentu semakin membuat penasaran kita untuk mempelajarinya.
Nah, buat kalian yang akan pergi jalan-jalan ke Bali dalam waktu dekat, sepertinya akan sedikit membutuhkan kata-kata singkat yang sering diucapkan wisatawan untuk berkomunikasi dengan orang Bali agar lebih dekat. Berikut beberapa kosakata Bahasa Bali yang bisa digunakan saat berwisata kesana:
1. Wastan Titiang
Seperti pepatah tak kenal maka tak sayang, kalian bisa menggunakan kosakata ini untuk memperkenalkan diri. Wastan Titiang dalam Bahasa Bali artinya 'Nama Saya'. Contohnya, kalian ingin mengatakan 'nama saya Kanita' maka dalam Bahasa Bali 'Wastan Titiang Kanita'.
2. Kenken Kabare
Kosakata penting kedua yang bisa digunakan saat berwisata yaitu menanyakan kabar. Dalam bahasa Bali berbunyi 'kenken kabare?'
Kemudian jika kalian ditanya balik maka bisa menjawab pertanyaan dengan kata 'becik-becik' yang artinya 'baik-baik'.
Baca Juga: Heboh, Ini 3 Pria yang Pernah Singgah di Mobil Dinar Candy
3. Numbas
Kurang lengkap rasanya jika sudah berkunjung ke Bali, namun belum membeli oleh-oleh untuk keluarga di rumah. Nah, kosakata yang satu ini bisa kalian gunakan saat hendak membeli sesuatu. 'Numbas' adalah Bahasa Bali yang artinya 'Beli'.
Kemudian jika kalian ingin menanyakan harga suatu barang, gunakan kalimat 'aji kuda niki?' yang artinya 'berapa harganya ini?'.
Jika ingin menawar harga, gunakan kalimat,'ten dados tawah?' yang artinya 'apakah bisa lebih murah?'.
4. Jaen
Kuliner yang ada di Bali memang tak bisa diragukan lagi soal rasanya. Nah, saat ingin memuji cita rasa kuliner di Bali kalian bisa mengatakan 'Jaen' yang artinya 'Enak'.
5. Matur Suksma
Di akhir percakapan atau komunikasi dengan orang Bali, kalian bisa mengucapkan terima kasih. Dalam Bahasa Bali, terima kasih adalah 'Matur Suksma'.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Jumlah Uang Beredar Masih Bertambah, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?
-
Drama Blokade Pantura di Alastlogo Berakhir Usai Janji Mediasi Peluru Nyasar
-
5 Weton yang Berbakat Jadi Orang Kaya Menurut Primbon Jawa, Punya Garis Tangan Emas
-
Pemkot Bandar Lampung Sulap Pedestrian Jadi Solusi Banjir
-
Sebut Dasco Dulu Provokator Sekarang Profesor, Prabowo: Co, Hati-hati Co!
-
Review Film WIND UP: The Movie, Perjuangan Manis Mengejar Mimpi Masa Remaja
-
Prabowo Singgung Londo Ireng 'Nyamar' jadi Pengamat dan Wartawan, Kok Bisa?
-
25 Ton Ikan Nila Mati Massal Akibat Letupan Belerang di Danau Batur
-
Harga Minyak Naik Jadi USD 100 per Barel, Perang Merembet ke Selat Bab el-Mandeb
-
Delapan Bulan Pasca Bencana, Ratusan Siswa SD di Aceh Masih Belajar Darurat