Tim Indonesia menyabet empat emas, tiga perak dan lima perunggu yang memastikan posisinya sebagai juara kedua pada laga internasional Shorinji Kempo, di Tokyo, Jepang, Senin (9/10).
“Indonesia menorehkan prestasi gemilang dengan menduduki juara kedua, setelah tuan rumah Jepang,” kata Ketua Umum Pengurus Besar Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia Agus Setiadji di Tokyo, Senin.
Dia menambahkan berdasarkan komunikasi dengan Presiden World Shorinji Kempo Organization (WSKO), Kouma So Sensei, WSKO akan mengizinkan Indonesia menjadi tuan rumah kejuaraan dunia Kempo antarmahasiswa pada 2025.
Sebanyak 41 negara yang terlibat dalam Kejuaraan Dunia Kempo menurunkan para atlet atau kenshi yang berlaga pada 36 nomor pertandingan.
Kontingen Indonesia yang terdiri dari 153 Kenshi ikut dalam 19 nomor pertandingan.
Medali emas diraih Farel Totomone dan Aristo Naben (embu pasangan putra kyu kenshi), Yustino Elmaser dan Dionisius Ramli (embu pasangan 2-dan), Aviva Amelia Iskandar dan Dinda Rizky Amelia (embu pasangan putri kyu Kenshi) dan Putra Gadang Mulia Gusti (embu solo kyu kenshi).
Untuk medali perak diraih Dewinda F Pinis dan Romana Kenshi Balla (embu pasangan putri kyu kenshi), Ingki D Pinis dan Fitri Radja Huki (embu pasangan 1-dan) dan Nur Indah Ekayati dan Yulia sari (embu pasangan putri 2-dan).
Sementara itu, medali perunggu diraih oleh Varel Kuhurima (embu solo kyu-I), Revi Pratama Syam dan Erik Syahputra, Didi Rahim Ramadhan dan Muh. Faturrahman (embu pasangan putra kyu kenshi), Hafsa dan Randi (pasangan campuran 3-dan) serta Larasaati Sandradevi dan Renasto Prastiwi (embu putri kyu kenshi).
Adapun prestasi lainnya, yakni peringkat-4 di bawah Jepang diperoleh oleh Danieta Belavania (embu solo yudansha), Fernando A Balla (embu solo yudansha), dan beregu (Aristo Naben, Fetria Delviyanti Rajahuki, Gaverin NF Radewila, Ferel Kuhurima, Danieta Belavania dan Mario Moniz Bere).
Baca Juga: Megawati Dikunjungi Rombongan Ulama Besar Mesir di Kediaman, Apa yang Dibahas?
Sementara untuk peringkat-5 diraih Mario M. Bere.
Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang Heri Akhmadi sampaikan ucapan selamat kepada kenshi Indonesia atas prestasi gemilang Kejuaraan Dunia Shorinji Kempo.
"Selamat kepada Tim Kempo Indonesia. Terus pertahankan raihan prestasi ini. Kerja keras kalian membawa harum nama bangsa. Kibarkan terus merah putih dalam setiap ajang pertandingan dunia,” katanya.
Dari 153 Kenshi Indonesia sebagian di antaranya akan mengikuti ujian kenaikan tingkat dan grading di Honbu Tadotsu, Provinsi Kagawa, mulai 9 Oktober 2023.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar
-
Viral 'Cium Lutut' ke Dedi Mulyadi, 5 Fakta Krisantus Kurniawan, Politisi PDIP dan Harta Kekayaannya
-
Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
Momen Kocak Saat Akad Viral, Wali Malah Bilang Nikahkan Anak Kambing Saya
-
Viral di Sitinjau Lauik, Siapa Arteria Dahlan? Dari Politisi PDIP ke Komisaris PT Pusri
-
Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global
-
Komet Langka Muncul Setelah 170 Ribu Tahun, Begini Cara Melihatnya dari Indonesia
-
Detik-Detik Terakhir Yai Mim sebelum Meninggal di Polrestabes Malang: Pamit Tidur, Lalu Berpulang