Pembalap Repsol Honda (HRC) Marc Marquez mengatakan performanya di MotoGP Indonesia yang digelar di Sirkuit Internasional Mandalika, Minggu (15/10), berlangsung rumit menyusul kecelakaan yang ia alami dan tak mampu menyelesaikan balapan (DNF).
“Akhir pekan dimulai dengan cara yang baik, tapi hari demi hari menjadi lebih rumit. Pada balapan Minggu, saya tetap tenang, saya sedikit kehilangan posisi, namun saya tidak panik. Tujuannya adalah untuk menyelesaikan balapan dan saya berkendara dengan pemikiran ini,” kata Marquez dalam keterangan resmi HRC, Senin.
Adapun Marquez terjatuh pada lap ketujuh. Ia memulai balapan di 10 besar dan berjuang untuk mempertahankan tempatnya sebelum terjatuh.
“Sayangnya, pada satu titik di Tikungan 13 saya kehilangan bagian depan dan tidak bisa menyelamatkannya. Kecelakaan yang sulit untuk dipahami, tapi kami harus bangkit dan mulai memikirkan (MotoGP) Australia,” ujar juara dunia delapan kali itu menambahkan.
Nasib sial juga dialami oleh rekan satu timnya, Joan Mir, yang sama-sama mengalami kecelakaan dan DNF. Berbeda dengan Marquez yang jatuh di awal balapan, Mir crash saat bersaing untuk masuk ke 10 besar pada lap 12.
Sebelum keluar dari trek, Mir terlihat tengah berjuang melakukan comeback yang kuat setelah melaju dari posisi ke-19 di grid hingga ke posisi ke-11.
Mir pun dianggap mampu melakukan lap secara konsisten dan membuat kemajuan yang mengesankan. Kecepatannya tampak cukup kuat untuk menantang enam besar.
“Saya terjatuh, tapi saya bisa melihat beberapa potensi hari ini. Ini adalah poin positif. Saya senang untuk ini, tapi jelas tidak senang terjatuh,” kata Mir.
Sementara itu, putaran ke-16 MotoGP 2023 akan bergulir di Sirkuit Phillip Island, akhir pekan mendatang.
Baca Juga: Bisa Berubah, Bagaimana Kondisi Lini Depan Timnas Indonesia Saat Hadapi Brunei Darussalam di Leg 2?
“Sekarang kami akan langsung menuju Phillip Island, trek yang sangat saya sukai, jadi mudah-mudahan kami bisa lebih cepat di sana dan terus berkembang,” ujar Mir menambahkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
Terkini
-
Makin Brutal! Israel Culik 20 Warga Palestina saat Penggerebekan Malam di Tepi Barat
-
Jual Emas hingga Gadai Sertifikat Tanah, Calon Perangkat Desa Pati Bongkar Setoran Rp165 Juta
-
Benarkah Menambah Taman Kota Bisa Mengurangi Gelombang Panas? Ini Temuan Peneliti
-
4 Sepatu 910 Nineten untuk Daily Running, Nyaman dan Empuk Dipakai Latihan Lari
-
Rupiah Akhirnya Bangkit! Ditutup Menguat ke Rp18.073 per Dolar AS
-
Koperasi Desa hingga Pelosok, Mengapa Sekolah Rusak Justru Dibiarkan?
-
Detik-Detik Ibu di Way Kanan Melahirkan di Mobil Akibat Jalan Rusak Parah
-
Sutrimo Pembantu Febrie Adriansyah Tewas Tak Wajar, Puslabfor Polri Uji Sampel dari Lokasi Kejadian
-
Konsisten Terapkan Industri Hijau, Semen Gresik Sabet Penghargaan Jateng Green Industrial Summit
-
Dramatis! Detik-detik Teriakan Tetangga Selamatkan Lansia dari Kebakaran di Situbondo