Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia selama Desember 2013 surplus sebesar 1,52 milar dolar Amerika, merupakan selisih antara nilai ekspor sebesar 16,98 miliar dolar Amerika dan impor 15,46 miliar dolar AS.
"Surplus perdagangan periode Desember 2013 tersebut merupakan yang tertinggi dalam tiga tahun terakhir setelah surplus 602,6 juta dolar Amerika pada Desember 2011," kata Kepala BPS Suryamin, di Gedung BPS, Jakarta, Senin (3/3/2014) seperti dilansir Antara.
Menurut Suryamin surplus neraca perdagangan disebabkan surplus pada sektor nonmigas sebesar 2,34 miliar dolar Amerika, meskipun di sisi lain sektor migas mengalami defisit 0,82 miliar dolar Amerika.
"Surplus nilai perdagangan juga diikuti kenaikan volume perdagangan selama Desember 2013 yang mencapai 56,49 juta ton, selisih antara volume impor sebesar 12,33 miliar ton sedangkan volume ekspor sebesar 68,82 juta ton.
Selama Desember 2013, surplus neraca perdagangan Indonesia tertolong oleh kenaikan surplus nonmigas yang mencapai 2,34 miliar dolar AS, selisih antara ekspor sebesar 13,58 miliar dolar Amerika dengan impor 11,24 miliar dolar Amerika.
Suryamin menjelaskan, ekspor nonmigas selama Desember 2013 sebesar 13,58 miliar dolar AS dibandingkan dengan periode November 2013 meningkat sebesar 3,09 persen dari sebelumnya senilai 13,17 miliar dolar Amerika.
Berita Terkait
-
Pelaksaanaan Sensus Ekonomi 2026 di Berbagai Daerah
-
3 Kategori Usaha yang Tidak Didata di Sensus Ekonomi 2026, Apa Saja?
-
Cara Mengisi Kuesioner Online Sensus Ekonomi 2026, Lengkap dengan Data yang Ditanyakan
-
Ciri-Ciri Petugas Sensus Ekonomi 2026 yang Asli, Wajib Tahu Sebelum Memberikan Data
-
Siapa Sasaran Sensus Ekonomi 2026? Ini Daftar Lapangan Usaha yang Didata
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kartu Kredit Infinite Prioritas Hasil Kolaborasi BRI dan Visa: Hadirkan Banyak Keuntungan Eksklusif
-
Beri Kode Jempol Oke! Purbaya dan Nanik Mulai Timbang Pangkas Anggaran MBG?
-
Purbaya Ogah Disalahkan soal Kebijakan Potong Anggaran Era Sri Mulyani: Saya Pewaris Aja
-
Harga Cabai Hari Ini Turun Drastis, Bawang Merah Ikut Merosot, Cek Daftar Lengkap Harga Pangan
-
Kapal Mulai Keluar Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah
-
LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar
-
Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan
-
Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed
-
DSI Diminta Jadi Operator Bisnis, Bukan Regulator Baru
-
Sinergi Mengemaskan Indonesia, Pegadaian - Pupuk Kaltim Kolaborasi Demi Pertumbuhan Berkelanjutan