Suara.com - Maskapai penerbangan Garuda Indonesia segera mengambil alih sejumlah rute penerbangan di Nusa Tenggara Timur yang selama ini dilayani oleh Merpati Nusantara Airline (MNA).
"Rencana itu akan segera kami lakukan pada akhir Maret nanti," kata Distrik Area Manajer Garuda Indonesia Kupang Micky Irfandi, Selasa (4/3/2014) seperti dilansir Antara.
Dia mengatakan, rute penerbangan yang akan diambil alih oleh perusahaan penerbangan pelat merah dari 'adik kandungnya' itu, yaitu, rute Kupang-Ende-Labuan Bajo-Denpasar, serta rute penerbangan Kupang-Tambolaka-Denpasar.
Menurut Micky, keputusan manajemen tersebut diambil selain untuk mengisi dua rute penerbangan yang lowong dan ditinggal MNA, juga agar memudahkan akses masyarakat bepergian menggunakan transportasi udara, dari sejumlah daerah layanan rute tersebut.
"Selain kedua rute tersebut, Garuda mulai 17 Maret 2014 mendatang akan juga melayani rute penerbangan Kupang - Mataram - Surabaya. Ini untuk membantu masyarakat yang hendak bepergian ke Lombok dengan tidak lagi menyinggahi Denpasar," katanya.
Menurutnya, selama ini masyarakat yang hendak ke Lombok, harus lewat Denpasar. Garuda melihat ini sebagai peluang yang bisa dimanfaatkan, sehingga calon penumpang yang hendak ke Lombok bisa langsung terbang dari Kupang.
Dia mengatakan, dengan dibukanya dua rute penerbangan baru ini, komitmen Garuda membuka akses tranportasi udara di provinsi kepulauan itu semakin meluas. Bahkan, lanjut Micky, sudah ada rencana dan masih dalam tahap survei adalah membuka penerbangan Kupang - Maumere - Makassar.
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Usut Pemadaman Listrik di Jawa, ESDM Panggil PLN
-
Tren Lari Melejit, Kesadaran Asuransi di Kalangan Pelari Ikut Meningkat
-
Penyebab Investor Asing Malas Masuk ke Pasar Saham RI, Karena Judi Bola Piala Dunia?
-
Demonstrasi Mahasiswa Bikin Rupiah Kembali Menguat
-
Harga BBM Naik, Purbaya Pede Tak Semua Warga Pindah ke Pertalite
-
Sinyal Cuan Piala Dunia 2026: 7 Saham Indonesia yang Berpotensi Cetak Gol untuk Investor
-
Rupiah Letoy, Warga RI Ramai-ramai Borong Valas dan Khawatir Ekonomi Memburuk
-
Terbitkan Obligasi USD 1,5 Milar, Danantara Spill Siapa Pembelinya
-
Tak Hanya Saham, Kripto Mulai Jadi Koleksi Warga RI untuk Investasi
-
Mendag Tegaskan Amerika Serikat Negara Tujuan Ekspor Terpenting