Suara.com - PT Astra International melalui program SATU Indonesia Award kembali mencari lima pemuda pemudi yang mempunyai karya inspiratif serta bermanfaat terhadap masyarakat sekitarnya. Ada lima bidang yang dibuka yaitu pendidikan, lingkungan, wirausaha, kesehatan dan teknologi.
Pemuda-pemudi yang merasa mempunyai karya yang inspiratif dan inovatif serta mempunyai dampak positif kepada masyarakat sekitar bisa langsung mendaftar di www.satu-indonesia.com.
Head of Public Relations Division PT Astra International Tbk Yulian Warman mengatakan, tahun ini ditargetkan ada 2.000 peserta yang ikut dalam SATU Indonesia Award 2014. Jumlah itu naik 25 persen dibandingkan tahun lalu yang jumlahnya 1.600-an.
“Tahun lalu peserta yang mendaftar naik lebih dari 50 persen dai sekitar 1.000-an menjadi 1.600-an. Tahun ini kita berharap bisa mencapai 2.000 peserta. Kenapa? Karena kita yakin banyak sekali pemuda pemudi yang punya karya inovatif dan aspiratif di seluruh Indonesia. Yang jadi permasalahan, mereka-mereka ini jarang diekspos. Karena itu, tahun ini kita akan fokus melakukan sosialisasi di Indonesia bagian Timur,” kata Yulian Warman, di Jakarta, Rabu (5/3/2014).
Pendaftaran untuk mengikuti SATU Indonesia Award 2014 dibuka mulai 5 Maret hingga 5 Agustus 2014. Persyaratannya yaitu berusia maksimal 35 tahun, individu, kegiatan harus orisinal, kegiatan telah berlangsung minimal 2 tahun, belum pernah menerima penghargaan nasional/internasional, belum diliput media nasional dan bukan karyawan Astra Grup dan Tempo Media Grup.
Yulian menambahkan, bukan hanya peserta yang bisa mendaftarkan diri tetapi juga masyarakat yang mengetahui keberadaan pemuda-pemudi yang punya karya inovatif dan inspiratif.
Pemenang SATU Indonesia Award 2014 akan menerima hadiah uang Rp55 juta dan juga pembinaan dari PT Astra International Tbk. SATU Indonesia Award sudah digelar sejak 2010. Ketika pertama kali digelar, pendaftar hanya berjumlah 120 orang. Jumlah itu meningkat hampir 150 persen pada tahun lalu menjadi 1.600-an pada tahun lalu.
Berita Terkait
-
Roadshow Satu Indonesia Award ke-14 Tahun 2023 di Sumut, Motivasi Generasi Muda Fokus Berkarya
-
Bincang Inspiratif Satu Indonesia Award ke-14 Tahun 2023 di Sumut, Penerus Masa Depan Harus Dipersiapkan
-
Bhrisco Jordy Dudi Padatu, Penerima SATU Indonesia Awards 2022 Ajarkan Pendidikan Anak dengan Integrasi Nilai Adat
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026
-
Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS