Suara.com - Cina menolak laporan Bank Dunia yang menyebutkan kekuatan ekonominya bakal melibas Amerika Serikat tahun 2014 dan menjadi yang terbesar, diukur dengan daya beli mata uangnya .
China saat ini berada di jalur menjadi kekuatan ekonomi nomor satu dunia pada awal 2020-an atau bahkan bisa jadi lebih cepat. Namun para pejabatnya membantah laporan itu, dengan kemungkinan mencegah tekanan kewajiban keuangan dan konsesi perdagangan atas perubahan iklim.
Progam Perbandingan Internasional Bank Dunia memperkirakan hal itu berdasarkan harga 2011, daya beli mata uang Cina, Yuan, yang jauh lebih kuat dari hanya sekedar sebagai nilai tukar.
Menurut kajiaan ekonom RBS Louis Kuijs, saat ini pertumbuhan perekonomian Cina sekitar 87 persen pada periode 2011 di AS atau 15 persen lebih besar dari perkiraan sebelumnya.
Kalau soal daya beli, Cina akan melewati AS tahun ini, kendati jika dari kurs pasar hanya sekitar 60 persen ukuran ekonomi AS.
Biro Statistik Nasional Statistik Cina yang mengambil bagian dalam studi ini, menolak kesimpulan laporan Bank Dunia.
Biro statistic menyatakan keberatan tentang metodologi penelitian dan tidak setuju untuk mempublikasikannya.
Pemerintah Cina juga enggan mengakui kenaikan ekonomi dengan melibas angka ekspor besar Jerman, Jepang dan AS sebagai pedagang terbesar. (AP/Huffpost)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong
-
Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI
-
Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus
-
Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco
-
Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris
-
Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?
-
Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?
-
Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris
-
Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam
-
Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?