Suara.com - Pelaku pasar merespon positif deklarasi tiga partai politik yaitu PDI Perjuangan, Partai Nasional Demokrat dan Partai Kebangkitan Bangsa. Pada sesi penutupan perdagangan Rabu (15/4/2014) sore, Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia menembus rekor tertinggi di level 4.991.
Analis dari Universal Broker, Satrio Utomo mengatakan, pelaku pasar sebenarnya berharap dari deklarasi tiga parpol tersebut akan muncul nama calon wakil Presiden bagi Joko Widodo. Namun, kata dia, pasar sepertinya masih harus menunggu lebih lama lagi.
Kata dia, indeks saham bisa tembus di atas 5.000 apabila calon wakil Presiden Joko Widodo sesuai dengan harapan pelaku pasar.
“Sepertinya pasar berharap banyak akan ada pengumuman cawapres Jokowi dalam acara deklarasi tersebut sehingga mereka melakukan aksi beli dan indeks saham terangkat dan menembus titik tertinggi di sepanjang tahun ini. Saya rasa penguatan indeks akan bisa bertahan hingga Jumat atau Senin depan,” kata Satrio kepada suara.com melalui sambungan telepon, Rabu (14/5/2014).
Satrio menambahkan, penguatan indeks saham kemungkinan tidak akan berlangsung lama. Karena, data perekonomian Indonesia yang dikeluarkan BPS beberapa waktu lalu tidak terlalu menggembirakan.
Kata dia, penguatan indeks hanya akan ditunjang oleh sentimen dari koalisi yang dilakukan partai politik menjelang pemilu Presiden. Di sepanjang perdagangan hari ini, volume perdagangan 6,2 miliar lot saham dengan nilai transaksi Rp8 triliun. Ada 171 saham yang naik, 114 saham turun dan 94 saham stagnan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan