Suara.com - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun untuk keempat sesi berturut-turut pada Kamis (29/5/2014), atau Jumat pagi (30/5/2014), waktu Indonesia karena tekanan data ekonomi positif Amerika Serikat dan meningkatnya selera terhadap risiko di seluruh dunia.
Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus turun 2,6 dolar AS atau 0,21 persen, menjadi ditutup pada 1.257,1 dolar AS per ons.
Statistik menunjukkan, berdasarkan kontrak aktif, harga emas telah mencatat kerugian empat sesi sekitar tiga persen dan menetap di tingkat terendah sejak 5 Februari.
Para analis pasar percaya, bahkan dengan harga emas Agustus tampak stabil pada kisaran pertengahan 1.250 dolar Amerika, pembelian akan menjadi cukup agresif bagi para spekulan.
Para analis meyakini, pasar emas membutuhkan lebih banyak waktu untuk berkonsolidasi dan membangun basis dukungan.
Di sisi ekonomi, Departemen Perdagangan Amerika memangkas estimasinya untuk produk domestik bruto (PDB), menunjukkan perekonomian mengalami kontraksi pada tingkat tahunan satu persen dalam kuartal pertama, terhambat oleh cuaca musim dingin yang keras.
Ini menandai penurunan terbesar dalam tiga tahun dan pada awalnya PDB diperkirakan tumbuh pada tingkat 0,1 persen.
Perak untuk pengiriman Juli turun 4,5 sen atau 0,24 persen, menjadi ditutup pada 19,014 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun 2,6 dolar AS atau 0,18 persen, menjadi berakhir pada 1.460,1 dolar AS per ons. (Xinhua/Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
Terkini
-
Proyeksi IHSG 19 Januari: Menimbang BI Rate di Tengah Gejolak Tarif Global
-
Alasan Proof of Reserve (PoR) Penting dalam Bursa Kripto, Ini Penjelasannya
-
Nilai Tukar Won Merosot, Laba Korean Air Ikut Anjlok 20%
-
Target Harga BBRI saat Sahamnya Ramai Diborong Investor Asing
-
82 Perjalanan Kereta Api Dibatalkan Gegara Banjir Tutupi Rel
-
Citi Kurangi 1.000 Pekerjaan Selama Sepekan
-
Banjir Mulai Surut, Tol Bandara Soetta Mulai Bisa Dilalui Kendaraan
-
Gegara Aksi Trump, 4 Bank Venuzuela Ketiban Untung Raih Dana Segar Rp 8,4 T
-
Menhub Minta Masyarakat Tak Berspekulasi Soal Hilang Kontak Pesawat ATR 42-500
-
Airlangga Targetkan Kunjungan Wisman 17,6 Juta di 2026, Pendapatan Devisa Rp 24,7 Miliar