Suara.com - Bisnis merupakan dunia yang keras dan penuh dengan keputusan berat serta orang-orang yang keras. Tetapi, bisnis juga merupakan dunia yang menggiurkan, apabila anda berada di dalam industri yang tepat.
Bisnis yang ideal biasanya berjalan dalam permintaan tinggi, pasar dengan kompetisi rendah. Namun, kondisi tersebut biasanya tidak akan berjalan lama. Supply and demand berarti bahwa sekali ada produk dengan permintaan tinggi di pasar, bisnis yang memproduksi barang itu akan melonjak.
Ini juga akan memunculkan kompetisi antar perusahaan. Dalam dunia bisnis, kompetisi merupakan hal yang sehat. Bukan saja bagus untuk ekonomi tetapi juga bagi konsumen. Laman The Richest merilis 10 rivalitas terbesar dalam dunia bisnis.
10. Reebok vs Nike
Persaingan antara Reebook dengan Nike suda berlangsung selama hampir tiga dekade dan selalu menjadi pemandangan yang indah. Salah satu perbedaan mendasar dari dua produk itu adalah klien mereka. Nike lebih fokus kepada konsumen laki-laki sedangkan Reebok fokus pada laki-laki dan perempuan.
Pada 1987, Reebok berhasil mengungguli Nike. Sejak itu, keduanya mulai meningkatkan penjualan dengan menggandeng atlet ternama. Nike punya Michael Jordan dan Reebok punya Shaquille O’Neal. Reebok telah dibeli Adidas tetapi tetap tertinggal dari Nike.
9. DC vs Marvel
Rivalitas mungkin merupakan kalimat yang terlalu berlebihan untuk DC dan Marvel. Karena, persaingan keduanya lebih mengarah kepada persahabatan. Bahkan, Marvel menyebut DC sebagai “Distinguished Competition”. Kedua perusahaan novel grafis itu menyadari bahwa kompetisi telah membuat mereka bertahan. Marvel mengungguli DC dalam urusan film. Bagi yang belum tahu perbedaan antara keduanya, Marvel dikenal dengan karakter Avengers sedangkan DC dengan superhero seperti Superman dan Batman.
8. Sony vs Nintendo
Rivalitas keduanya sudah berlangsung selama 15 tahun. Nintendo selalu berhasil mengungguli Sony dalam bisnis konsol video game. Nintendo yang memulai bisnisnya sejak 1970 baru mulai mendapat saingan ketika Sony memproduksi Playstation pada 1995. Saat Sony mulai mendominasi pasar, Nintendo mengeluarkan N64. Kini, keduanya masih tetap bersaing dengan produk Nintendo Wii serta Playstation 4. Sony masih mengungguli Nintendo.
7. Ferrari vs Lamborghini
Berdasarkan cerita di masa lalu, Ferrucio Lamborghini merasa tidak puas dengan Ferarri dan mendirikan perusahaan baru pada 1967. Dua perusahaan mobil itu mempunyai banyak kesamaan. Jenis mobil yang sporty, mahal dan juga sama-sama memakai binatang untuk logonya. Ferrari jauh meninggalkan Lamborghini dalam penjualan.
6. Energizer vs Duracell
Energizer sudah lahir sejak akhir 1800-an dan Duracell baru muncul pada pertengahan 1960-an. Dua perusahaan itu telah melakukan pekerjaan yang fantastis untuk mempromosikan produk mereka yaitu batu baterei. Rivalitas mereka juga diwujudkan melalui halaman Facebook.
5. Nickeledeon vs Disney Channel
Berita Terkait
-
Pertachem Pasarkan Green Coke Guna Mendukung Hilirisasi Menuju Swasembada Energi
-
Bahaya Diet Coke Campur Protein, Kata Ahli Gizi!
-
Kolaborasi dengan Pepsi, IVE Akan Rilis Lagu 'I WANT' pada 13 Juli
-
Cara Agnez Mo Dukung Bakat Anak Indonesia Go Internasional
-
Pepsi PHK Massal Ratusan Karyawan, Krisis 2023 Bener-bener Terjadi?
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS
-
Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'
-
Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal
-
Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite
-
Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi