Suara.com - Kementerian Perhubungan bekerja sama dengan PT Pelni dan TNI Angkatan Laut melakukan program mudik gratis Lebaran 2014. Program mudik ini tidak hanya mengangkut para pemudik tetapi juga motor. Siang tadi, Kementerian Perhubungan melepas para pemudik di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Bobby R Mamahit mengatakan, ini merupakan program mudik gratis ketiga yang dilakukan Kementerian Perhubungan sejak 2012.
Program ini diharapkan mampu mengurangi tingkat kecelakaan dan memenuhi permintaan masyrakat yang akan mudik dengan sepeda motor menggunakan kapal. Kata dia, antusias masyarakat terhadap program mudik gratis ini sangat bagus. Ini terlihat dari banyaknya pendaftar pada 1 Juli 2014.
Ia menambahkan, keberangkatan sendiri akan dilaksanakan pada pukul 15.00 hari ini dan pemerintah akan menambah satu kapal lagi yaitu KRI Makassar milik TNI-AL yang akan berangkat esok hari.
"Untuk KM Ceremai mengangkut 1.247 Motor dan 2.554 orang, sementara Niki Sae sebanyak 290 Motor 661 orang", ungkapnya.
Bani Ariyanto seorang pemudik yang mengikuti progam mudik gratis Kemenhub mengatakan, ini pertama kali mengikuti mudik gratis. Dia mendapatkan informasi mudik gratis ini dari teman yang sudah mengikuti mudik gratis tahun lalu.
"Kami mudik sekeluarga membawa sepeda motor, progam ini cukup baik dan bagus hingga sangat membantu fisik yang menguras tenaga, jika mudik menggunakan sepeda motor,” ungkap pemudik berumur 35 tahun tersebut.
Ia berharap progam ini tetap berjalan dengan fasilitas yang berkembang dari tahun-tahun sebelumnya.
Berita Terkait
-
Meski Mudik 2026 Lebih Lancar, DPR Masih Temukan Masalah di Pelabuhan dan Rest Area Tol
-
Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator
-
Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun
-
Mudik 2026 Lancar dan Aman, DPR Apresiasi Polri
-
Puncak Arus Balik Lebaran Kawasan Belawan-Batam
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Mengapa Mati Lampu Sering Terjadi di Negeri Eksportir Batu Bara Terbesar Dunia?
-
Purbaya Mau Naikkan Anggaran Transfer ke Daerah hingga Rp 90 Triliun di 2027
-
IHSG Bangkit ke Level 6.000 di Sesi I, Saham TPIA dan TOWR Bersinar
-
Isu Kelangkaan Batu Bara Bikin Listrik Padam, Pengamat Soroti 'Pengusaha Nakal'
-
Produk UMKM Lokal Bakal Diprioritaskan Muncul di Laman Marketplace, Begini Aturannya
-
Setujui Tenor KPR FLPP hingga 40 Tahun, Pemerintah Pertahankan Bunga Rumah Subsidi 5 Persen
-
HSBC Indonesia Nilai Akses Pembiayaan Modal Kerja Penting Buat UMKM
-
Cara UMKM Agar Tidak Kena Potong Pajak e-Commerce saat Jualan Online
-
Terbitkan Panda Bond, Purbaya: Bunga Utang China Lebih Murah Dibanding Amerika
-
Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail