Suara.com - Uni Eropa tinggal selangkah lagi menyetujui sanksi baru kepada Rusia terkait keterlibatannya dalam krisis di Ukraina. Perwakilan dari 28 negara Uni Eropa hari ini bertemu di Brussels, Belgia untuk membahas sanksi baru yang akan diberikan kepada Rusia.
Uni Eropa kemungkinan akan menambah embargo di empat sektor kunci yaitu akses ke pasar modal, pertahanan, barang dual-use dan teknologi sensitif termasuk sektor energi.
Sanksi baru tersebut hampir pasti akan membuat Rusia semakin tenggelam, yang pertumbuhan ekonominya 0 persen pada triwulan kedua tahun ini. Tambahan sanksi juga akan membuat Rusia semakin dekat menuju resesi.
Sanksi terbaru ini terkait keterlibatan Rusia dalam penembakan jatuh pesawat Malaysia Airlines MH17 oleh kelompok pemberontak di Ukraina. Amerika menuding Rusia memberikan pasokan sistem peluncur rudal kepada pemberontak. Namun, Rusia sudah membantah tudingan tersebut.
Rusia juga dianggap gagal membujuk kelompok pemberontak agar tim penyelidik internasional bisa memasuki lokasi jatuhnya MH17. Selama tiga hari beruntun, tim penyelidik tidak bisa mengakses lokasi jatuhnya MH17.
“Terlalu banyak pertempuran di sekitar lokasi dan juga dalam perjalanan menuju lokasi,” kata Menteri Hukum Belanda. (AFP/CNA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Bos Danantara Bawa Oleh-oleh dari Prancis, Dapat Bisnis Baru?
-
Iran Stop Komunikasi dengan AS dan Ancam Blokade, Harga Minyak Langsung Naik!
-
Harga LNG Global Melonjak, Ekonom Ingatkan Industri dan Pemerintah Hadapi Dilema Ketahanan Energi
-
Rupiah Diramal Bergerak Fluktuatif Hari Ini, Cenderung Melemah ke Level Rp17.850
-
IHSG Hari Ini Rawan Koreksi, Analis Beri Rekomendasi Saham: Jangan Asal Serok!
-
Bukan Emas, Ini Komoditas yang Diprediksi 'Cuan' di Tengah Perang AS-Iran-Israel
-
Neraca Pembayaran Indonesia Defisit USD9,1 Miliar, Terburuk Sejak Pandemi
-
Ekspansi Layanan Produk Ekosistem Bisnis Digital Utilitas Kian Diminati
-
Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya
-
Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka