Suara.com - Menteri Perekonomian Chairul Tanjung (CT)menegaskan, tantangan-tantangan ekonomi Indonesia semakin berat. Ini menyusul situasi geopolitik di dunia seperti konflik di Ukraina dan juga Irak.
Chairul Tanjung mengatakan, situasi geopolitik di dunia internasional berpengaruh terhadap perekonomian Indonesia.
"Tantangan sangat berat, tidak mudah untuk pemerintah kedepan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi," kata CT di Gedung DPR RI Jakarta, Jumat (15/08/2014).
CT mengungkapkan, hal yang terpenting dalam jangka pendek untuk menjaga pertumbuhan ekonomi yaitu dengan langkah-langkah yang konkrit.
"Dengan langkah-langkah tertentu dan konkrit pertumbuhan ekonomi dapat merata hingga seluruh wilayah Indonesia," ungkapnya.
Salah satu beban yang akan dihadapi pemerintahan baru nanti adalah subsidi BBM yang besar di APBN. Dalam APBN P 2014, pemerintah mengalokasikan dana hampir Rp300 trliiun untuk subsidi BBM. Besarnya alokasi untuk subsidi BBM sempat diprotes oleh Bank Dunia karena dinilai menghambat pembangunan infrastruktur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri
-
Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah
-
Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?
-
Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?
-
Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah
-
UMKM Mitra Binaan Pertamina Mengudara, Kini Menjangkau Penumpang Pesawat Pelita Air
-
Ambisi Prabowo-Bahlil: Alirkan Listrik Lintas Negara ke Wilayah 3T