Suara.com - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Chairul Tanjung mengungkapkan, pemerintah akan menggelar sidang kabinet untuk memutuskan kenaikan harga elpiji 12 kg.
Sebelum dibawa ke rapat kabinet, Kementerian Perekonomian akan menggealr rapat terlebih dahulu dengan Pertamina, Kementerian ESDM dan Kementerian BUMN untuk membahas masalah ini.
“Dalam rakor perekonomian tersebut, Pertamina akan diminta untuk menjelaskan secara rinci mengenai rencana kenaikan tersebut sehingga bisa ditentukan kapan waktunya serta berapa besar kenaikannya,” kata Chairul Tanjung di Kantor Kemenko Perekonomian, Rabu (20/8/2014).
Ia mengungkapkan, setelah diputuskan kapan waktunya dan berapa harganya keinakan elpiji non subsidi 12 Kg tersebut, maka selanjutnya akan diajukan ke sidang kabinet terbatas dan diputuskan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
"Setelah disetujui dalam Rakor Menko, maka selanjutnya akan dibawa ke sidang kabinet terbatas dan diputuskan oleh Presiden RI sekarang, karena dampaknya akan terjadi ke masyarakat," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Selat Hormuz Dibuka, Tarif Sewa Kapal Tanker Meroket Nyaris Dua Kali Lipat!
-
IHSG Langsung Terbang Saat ke Level 6.128 pada Rabu Pagi, Setelah Laporan MSCI
-
Selat Hormuz Dibuka Lagi, Pelaku Logistik Minta Tetap Waspadai Gangguan Rantai Pasok Global
-
Uang Beredar Tembus Rp10.415 Triliun, BI Ungkap Likuiditas dan Kredit Makin Kencang
-
MSCI Tunda Keputusan, Ini Sinyal Bahaya yang Harus Diwaspadai IHSG
-
WSKT Siap Garap Tol Yogyakarta-Bawen Senilai Rp2,1 T, Pangkas Waktu Tempuh Jadi 1 Jam
-
Pelaku Logistik Kompak Dukung Konsolidasi, Targetkan Ongkos Distribusi Lebih Murah
-
Kabar Baik dari MSCI! Indonesia Tetap Emerging Market, OJK Bidik Lebih Banyak Investor Asing
-
Tak Turun Kasta, MSCI Tetap Pertahankan Pasar Saham RI di Emerging Market
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman