Suara.com - Mahakamah Konstitusi sudah menolak gugatan pasangan capres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Kamis (21/8/2014). Dengan demikian, pasangan Jokowi-Jusuf Kalla resmi menjadi pemenang pemilu presiden 2014.
Para pelaku ekonomi kini menanti gebrakan dari pasangan presiden dan wakil presiden terpilih itu dalam mengatasi lonjakan subsidi BBM di Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara.
“Yang kini tengah dinanti adalah pengumuman tentang menteri di kabinet mendatang serta apakah tim transisi Jokowi bisa meyakinkan pemerintahan sekarang agar mau menaikkan harga BBM sebelum masa tugasnya berakhir,” kata Mallika Chawla, analis dari Goldman Sachs.
Salah satu isi kampanye Jokowi-JK adalah mengurangi alokasi BBM subsidi dan mengalihkan dana tersebut untuk membiayai pembangunan untuk membantu rakyat miskin.
Pemerintah mengalokaskan 31 miliar dolar Amerika atau Rp369 triliun untuk subsidi BBM. Jumlah itu sama dengan 18 persen dari total APBN. Sejumlah pihak menyarankan agar sebagian dana alokasi subsidi BBM itu dialihkan untuk kesehatan, pendidikan dan inrastruktur.
“Menghapus subsidi BBM adalah salah satu ujian bagi Jokowi ketika berkuasa. Dia harus melakukannya secara bertahap daripada dihapus sekaligus,” ujar Wellian Wiranto, ekonom dari OCBC Bank.
Indonesia merupakan salah satu negara dengan harga BBM termurah di dunia. Ini bisa terjadi karena pemerintah memberikan subsidi. Harga premium per liter Rp6.500 dari harga normal sekitar Rp10.000. Dengan demikian, pemerintah menyubsidi Rp3.500 per liter.
Besarnya laokasi dana subsidi BBM membuat defisit neraca perdagangan. Hingga semsester pertama, defisit perdagangan mencapai 4,7 persen dari PDB. Bank Indonesia belum akan menurunkan suku bunga acuan hingga defisit sudah berada di titik 2,5 persen dari PDB. (Bloomberg)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab
-
Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes
-
Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik
-
Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran
-
Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026
-
285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret
-
LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas
-
Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat