Suara.com - Maskapai Garuda Indonesia pada Musim Haji 1435 H/2014 M akan menerbangkan sebanyak 83.144 calon haji melalui 10 embarkasi yang terbagi dalam dua fase: keberangkatan (1-28/9) dan fase pemulangan (9/10-6/11).
Jumlah calon haji sebanyak itu berkurang bila dibanding tahun lalu sebanyak 90.108 calon haji, kata Vice President Communication Garuda Pujobroto kepada pers di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Senin (1/9/2014) pagi.
Ia menjelaskan keseluruhan 83.144 calon haji Indonesia itu akan diberangkatkan melalui 207 kelompok terbang (Kloter) dari 10 embarkasi, yaitu: Aceh (3.175 orang, 7 kloter), Medan (6.663 orang, 16 kloter), Padang (5.959, orang, 13 kloter), Jakarta (10.814 orang, 24 kloter) Solo (26.546 orang, 71 kloter), Lombok (3.651, 11 kloter), Makassar (11.972 orang, 27 kloter), Palembang (5.885 orang, 13 kloter), Banjarmasin (4.195 jemaah, 13 kloter) dan Balikpapan (4.284 orang, 12 kloter).
Untuk musim haji tahun ini, ia melanjutkan, Garuda mengoperasikan 11 unit pesawat "wide-body" (berbadan lebar) yang terdiri atas enam unit pesawat Airbus A330 (kapasitas 375 seat), empat unit pesawat B747 (kapasitas 455 seat) dan unit pesawat B777 (kapasitas 440 seat). Pesawat tersebut rata-rata berusia muda. Bahkan ada pesawat yang diproduksi pada 2012. Sedangkan proses tender dilakukan secara terbuka dan transparan, diumumkan di media cetak nasional dan internasional.
Ditambahkannya, untuk awak kabin dikerahkan 484 orang, 70 persen direkrut dari masing-masing daerah embarkasi yang dinilainya sebagai bagian dari pelayanan bagi jemaah haji, khusus untuk menghadapi kendala komunikasi (bahasa) mengingat sebagian besar jemaah berbahasa daerah.
Ia mengimbau jamaah tidak membawa barang berbahaya ke pesawat, seperti kompor, korek api, senjata tajam, gunting, hair spray atau parfum dalam tabung semprot.
"Bila membawa barang elektronika, baterainya harus dilepas. Maskapai Garuda berharap jemaah tidak menerima barang titipan dalam bentuk apa pun ke dalam pesawat," katanya.
Ia juga mengimbau jamaah tidak membawa barang bawaan yang melebihi 32 kg.
Kuota Haji Indonesia pada Musim Haji 1435 H/2014 M tercatat sebnayak 168.800 orang, terdiri atas kuota haji regular sebanyak 155.200 orang dan kuota haji khusus 13.600 orang.
Melalui keputusan menteri agama ditetapkan pula bahwa kuota haji reguler terdiri atas kuota jamaah haji provinsi sebanyak 154.049 orang dan kuota petugas haji daerah sebanyak 1.151 orang.
Sedangkan kuota haji khusus terdiri atas 12.899 calon haji khusus dan 701 untuk petugas haji khusus. Calon haji sebanyak itu, selain dilayani Maskapai Garuda juga didukung Saudi Arabian Airlines yang mengangkut sekiar 70.000 orang berasal dari Batam, Jakarta, dan Surabaya. (Antara)
Berita Terkait
-
Menyambangi Gua Hira, Ruang Sunyi di Puncak Jabal Nur
-
KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik
-
Davina Karamoy Jadi Korban Hanania Grup, DP Haji Plus Senilai 10.000 USD Terancam Raib
-
Tersangka Kasus Korupsi Haji Asrul Aziz Ajukan Penangguhan Penahanan
-
KPK Periksa Gus Yaqut sebagai Saksi untuk Tiga Tersangka Lain di Kasus Korupsi Kuota Haji
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%
-
Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?
-
Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun
-
Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025
-
Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?
-
Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya
-
Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada