Suara.com - Penetapan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Jero Wacik sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat Komisi VII DPR menunda rapat kerja yang akan membahas sejumlah asumsi di sektor energi pada RAPBN 2015.
Berdasarkan informasi yang diterima Rabu (2/9/2014) di Jakarta, Jero Wacik dijadwalkan akan melakukan rapat kerja dengan Komisi VII DPR, besok Kamis (4/9/2014) pukul 14.00 WIB.
Akan tetapi, karena adanya penetapan status tersangka oleh KPK kepada Menteri ESDM Jero Wacik, raker tersebut ditunda menjadi hari Senin minggu depan (8/3/2014).
Berdasarkan surat undangan yang dikirim dari Sekertariat DPR, raker tersebut nantinya akan membahas fungsional anggaran dengan acara
penambahan penetapan asumsi Indonesia Crude Prize (ICP), lifting minyak bumi, elpiji bersubsidi, Subsidi Bahan Bakar Nabati (BBN), alfa dan volume besaran subsdi BBM, serta subsidi listrik dalam Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2015.
Sebelumnya, KPK resmi menetapkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik sebagai tersangka. Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat itu diduga menyalahgunakan wewenangnya sebagai menteri untuk mendapatkan dana operasional yang lebih banyak. Jero dituding menerima uang Rp9,9 miliar dengan cara memeras.
Berita Terkait
-
Disparitas Harga Jadi Pemicu Penyalahgunaan BBM Subsidi dan LPG 3Kg
-
Agar Subsidi Tepat Sasaran, QR Code BBM Kini Diawasi Lebih Ketat
-
Pemerintah Gunakan Cara Baru Pantau BBM Subsidi Agar Tak Bocor
-
Harga BBM Naik! Bahlil Sentil Orang Kaya: Jangan Pakai Pertalite, Apa Enggak Malu?
-
Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok