Suara.com - Menko Perekonomian Chairul Tanjung belum puas dengan peringkat daya saing Indonesia di dunia. Dalam peringkatdaya saing global (Global Competitveness Index) periode 2014-15, Indonesia berada di posisi 34, naik empat tingkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Chairul Tanjung berharap, peringkat daya saing Indonesia di dunia bisa terus naik. Menurut dia, Indonesia seharusnya bisa menenpati posisi 20 besar dunia.
"Peringkat 34 itu masih belum istimewa, kita tentu harus bekerja keras lagi agar peringkatnya dari 34 kalau bisa jadi 30, jadi 25, jadi 20," kata CT di kantor Menko Perekonomian, Jakarta, Selasa (9/9/2014).
Meski belumn bisa menembus posisi 20 besar dunia, CT tetap mengapresiasi peringkat daya saing Indonesia di dunia pada level 34 besar atau meningkat 4 peringkat.
"Berarti ada hal yang berhasil, harus kita apresiasi terhadap upaya yang dilakukan oleh Indonesia," ungkapnya.
Dia menuturkan, ada beberapa cara untuk menjaga daya saing Indonesia agar terus meningkat yaitu kemudahan perizinan dan kepastian hukum.
"Perizinan itu nomor satu yang harus dilakukan, lalu kepastian hukum, walaupun saya tahu yang masih jadi masalah adalah tenaga kerja. Jadi itu yang harus kita bereskan, dan itu satu-satu akan kita bereskan," tuturnya.
Sebelumnya, berdasarkan data World Economic Forum (WEF), dari 144 negara, peringkat Indonesia di posisi 34 saat ini, menggeser posisi tahun sebelumnya yang diduduki oleh Cile, yang mengalami peningkatan satu tingkat ke peringkat 33.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai
-
Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI
-
Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan
-
Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%
-
Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan
-
UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026
-
Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026
-
BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026
-
ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis
-
OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri